Tampilkan postingan dengan label Materi Ujikom. Tampilkan semua postingan
Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal dan Hexadesimal
abbhie varrell
11 Comments
Konversi Bilangan Desimal
Konversi bilangan desimal merupakan suatu proses mengubah bentuk Bilangan Desimal kedalam bentuk bilangan lainnya (bilangan biner, bilangan oktal atau bilangan hexadesimal).Konversi Bilangan Desimal Ke Biner
Konversi bilangan desimal ke biner merupakan suatu proses mengubah bentuk bilangan desimal kedalam bentuk bilangan biner. Ada beberapa cara yang dapat agan lakukan untuk mengkonversi bilangan desimal ke biner. Berikut caranya :
- Cara yang pertama, yaitu dengan membagi bilangan desimal dengan
nilai 2 (basis). Cara ini merupakan cara yang sering digunakan oleh
banyak orang. Untuk lebih jelasnya silahkan agan simak contoh dibawah
ini.
Nilai bilangan desimal 77 = 1001101 (bilangan biner).
- Cara yang kedua, yaitu dengan menjumlahkan atau menambahkan
bilangan-bilangan dengan pangkat dua (basis) sampai jumlahnya sama
dengan bilangan desimal yang akan dikonversikan.
Konversi bilangan desimal ke oktal merupakan suatu proses mengubah bentuk bilangan desimal kedalam bentuk bilangan oktal, dengan cara membagi bilangan desimal dengan nilai 8 (basis). Untuk memahaminya silahkan agan simak contoh dibawah ini.
Nilai bilangan desimal 77 = 115 (bilangan oktal)
Konversi Bilangan Desimal Ke Hexadesimal
Konversi bilangan desimal ke hexadesimal merupakan suatu proses mengubah bentuk bilangan desimal kedalam bentuk bilangan hexadesimal, dengan cara membagi bilangan desimal dengan nilai 16 (basis). Silahkan agan simak contoh dibawah ini untuk lebih jelasnya.
Nilai bilangan desimal 77 = 4D (bilangan hexadesimal)
Konversi Bilangan Biner
Konversi bilangan biner merupakan suatu proses mengubah bentuk Bilangan Binary kedalam bentuk bilangan lainnya (bilangan desimal, bilangan oktal atau bilangan hexadesimal).Konversi Bilangan Biner Ke Desimal
Agan dapat mengkonversi bilangan biner ke desimal, yaitu dengan cara menggunakan bantuan tabel konversi bilangan biner ke desimal dibawah ini.
Contoh konversi bilangan biner 1011100 ke bilangan desimal :
Jadi, nilai bilangan biner 1011100 = 92 (bilangan desimal)
Konversi Bilangan Biner Ke Oktal
Cara mengkonversi bilangan biner ke oktal dapat dilakukan dengan mengkonversi tiap-tiap tiga buah digit biner. Silahkan agan simak tabel konversi bilangan biner ke oktal dan contonya dibawah ini.
Contoh konversi bilangan biner 1011100 ke bilangan oktal :
Jadi, nilai bilangan biner 1011100 = 134 (bilangan oktal)
Konversi Bilangan Biner Ke Hexadesimal
Cara mengkonversi bilangan biner ke hexadesimal dapat dilakukan dengan mengkonversi tiap-tiap empat buah digit biner. Silahkan agan simak tabel konversi bilangan biner ke hexadesimal dan contonya dibawah ini.
Contoh konversi bilangan biner 1011100 ke bilangan hexadesimal :
Jadi, nilai bilangan biner 1011100 = 5C (bilangan hexadesimal)
Konversi Bilangan Oktal
Konversi bilangan oktal merupakan suatu proses mengubah bentuk Bilangan Octal kedalam bentuk bilangan lainnya (bilangan desimal, bilangan biner atau bilangan hexadesimal).Konversi Bilangan Oktal Ke Desimal
Agan dapat melakukan konversi bilangan oktal ke desimal, yaitu dengan cara mengalikan masing-masing digit bilangan dengan position valuenya. Contoh konversi bilangan oktal 145 ke bilangan desimal :
Jadi, nilai bilangan oktal 145 = 105 (bilangan desimal)
Konversi Bilangan Oktal Ke Biner
Konversi bilangan oktal ke biner dapat dilakukan dengan mengkonversi masing-masing digit oktal ke tiga digit biner. Untuk tabelnya silahkan agan lihat pada konversi biner ke oktal diatas. Contoh konversi bilangan oktal 145 ke bilangan biner :
Jadi, nilai bilangan oktal 145 = 001100101 (bilangan biner)
Konversi Bilangan Oktal Ke Hexadesimal
Konversi bilangan oktal ke hexadesimal yang pertama harus dilakukan adalah dengan mengkonversikan bilangan oktal terlebih dahulu ke bilangan biner, kemudian baru konversikan ke bilangan hexadesimal. Contoh konversi bilangan oktal 145 ke bilangan hexadesimal.
- Konversi bilangan oktal ke biner terlebih dahulu :
- Kemudian konversikan bilangan biner tersebut ke bilangan hexadesimal :
Konversi Bilangan Hexadesimal
Konversi bilangan hexadesimal merupakan suatu proses mengubah bentuk bilangan hexadesimal kedalam bentuk bilangan lainnya (bilangan desimal, bilangan biner atau bilangan oktal).Konversi Bilangan Hexadesimal Ke Desimal
Agan dapat melakukan konversi bilangan hexadesimal ke desimal, yaitu dengan cara mengalikan masing-masing digit bilangan dengan position valuenya. Contoh konversi bilangan hexadesimal C54 ke bilangan desimal :
Jadi, nilai bilangan hexadesimal C54 = 3156 (bilangan desimal)
Konversi Bilangan Hexadesimal Ke Biner
Konversi bilangan hexadesimal ke biner dapat dilakukan dengan mengkonversi masing-masing digit hexadesimal ke empat digit biner. Untuk tabelnya silahkan agan lihat pada konversi biner ke hexadesimal diatas. Contoh konversi bilangan hexadesimal C54 ke bilangan biner :
Jadi, nilai bilangan hexadesimal C54 = 110001010100 (bilangan biner)
Konversi Bilangan Hexadesimal Ke Oktal
Konversi bilangan hexadesimal ke oktal, yang pertama harus dilakukan adalah dengan mengkonversikan bilangan hexadesimal terlebih dahulu ke bilangan biner, kemudian baru konversikan ke bilangan oktal. Contoh konversi bilangan hexadesimal C54 ke bilangan oktal.
- Konversi bilangan hexadesimal ke biner terlebih dahulu :
- Kemudian konversikan bilangan biner tersebut ke bilangan oktal :
Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal dan Hexadesimal
Pengertian dan Fungsi Bagian-Bagian Komponen Motherboard Lengkap dengan Gambarnya - Motherboard adalah saraf pusat (otak)
dalam sistem komputer. Motherboard juga dapat dideskripsikan sebagai
dual prosesor atau single prosesor. Motherboard dengan single prosesor
tunggal (single processor) tidak selalu bisa memenuhi kebutuhan
tersebut, terutama dalam lingkungan jaringan perusahaan. Motherboard
dengan dual prosesor biasanya diinstal untuk sistem operasi jaringan
yang lebih tinggi tingkatannya seperti Windows 2000.
Motherboard juga dikenal sebagai sistem board atau papan utama (main board). Semua hal dalam sistem yang terhubung dalam komputer, dikontrol atau dikendalikan oleh motherboard untuk berkomunikasi dengan piranti yang lainnya dalam sistem. Sistem board adalah papan sirkuit tercetak (printed circuit board) yang paling besar. Setiap sistem akan memiliki satu. Sistem board biasanya merupakan tempat dari beberapa komponen berikut ini :
Jika komputer menggunakan case desktop, sistem board akan terletak didasar case komputer. Jika komputer menggunakan case tower, sistem board biasanya akan terletak di satu sisi secara vertikal. Semua komponen yang terhubung ke dalam unit akan terkoneksi secara langsung dalam sistem board.
Demikianlah artikel kali ini tentang Pengertian dan Fungsi Komponen Motherboard Lengkap dengan Gambar. Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terimakasih.
Motherboard juga dikenal sebagai sistem board atau papan utama (main board). Semua hal dalam sistem yang terhubung dalam komputer, dikontrol atau dikendalikan oleh motherboard untuk berkomunikasi dengan piranti yang lainnya dalam sistem. Sistem board adalah papan sirkuit tercetak (printed circuit board) yang paling besar. Setiap sistem akan memiliki satu. Sistem board biasanya merupakan tempat dari beberapa komponen berikut ini :
- CPU
- Circuit pengontrol
- Bus/Adapter
- RAM
- Slot Ekspansi untuk board tambahan
- Port untuk piranti eksternal
- CMOS
- ROM
- Chip BIOS
- Support Chip yang memiliki fungsi bervariasi
Jika komputer menggunakan case desktop, sistem board akan terletak didasar case komputer. Jika komputer menggunakan case tower, sistem board biasanya akan terletak di satu sisi secara vertikal. Semua komponen yang terhubung ke dalam unit akan terkoneksi secara langsung dalam sistem board.
Komponen-Komponen dalam Motherboard

Keterangan :
- Port Firewire : Mendukung 800MB/s untuk transfer kecepatan tinggi, untuk kamera video eksternal dan disk drive eksternal.
- PCI x1 : Untuk menempatkan aksesoris seperti adapter nirkabel, TV tunner dan sebagainya.
- PCI Express x16 : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA card agar dapat menghasilkan output yang berkualitas.
- Port Audio : Untuk menghubungkan speaker.
- Socket Processor : Tempat terpasangnya processor/CPU (Central Processing Unit) yang sering disebut dengan otak dari komputer.
- Fan Headers : Untuk memberikan daya pada kipas yang terpasang pada heatsink processor dan sebagai penyedia tegangan untuk kipas processor.
- Socket RAM/Slot Memory : Untuk menempatkan RAM/memasang RAM.
- Socket ATX Power : Untuk menghubungkan konektor power dari power supply dengan motherboard.
- Serial ATA (SATA) : Untuk menghubungkan Disk Drive seperti harddisk atau optical drive jenis SATA.
- Header USB/Slot USB : Untuk menghubungkan Front USB dengan Motherboard
- Slot IDE : Untuk menghubungkan Harddisk atau Optical Drive seperti CD ROM, DVD dan sebagainya yang bertipe ATA dengan motherboard.
- Slot PCI : Slot ekspansi dimana berbagai kartu plug in dapat dipasang beberapa kartu ekspansi seperti modem, kartu jaringan dan lain-lain.
- Slot AGP : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA Card yang berjenis AGP.
- BIOS : Memori permanen tempat tersimpannya data penanggalan serta pengaturan dari komponen komputer.
- Chipset : Untuk mengontrol penggunaan daya dan transfer dapat pada socket maupun port yang terpasang pada motherboard.
- CMOS Baterai : Untuk mempertahankan memori dari chip CMOS yang berisi hal-hal seperti tanggal, waktu, jenis perangkat keras dan pengaturan lainnya khusus untuk komputer.


Keterangan :
- Socket Processor : Tempat terpasangnya processor/CPU (Central Processing Unit) yang sering disebut dengan otak dari komputer.
- Socket RAM/Slot Memori : Untuk menempatkan RAM/Memasang RAM.
- Northbridge : Sebutan bagi komponen utama yang mengatur lalu lintas data antara processor dengan sistem memori dan saluran utama motherboard.
- Southbridge : Sebutan bagi komponen pembantu Northbridge.
- PCI Express x16 : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA Card agar dapat menghasilkan output yang berkualitas.
- PCI x1 : Untuk menempatkan aksesoris seperti adapter nirkabel, TV tunner dan sebagainya.
- Slot AGP : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA Card yang berjenis AGP.
- Slot PCI : Slot ekspansi dimana berbagai kartu plug in dapat dipasang beberapa kartu ekspansi seperti modem, kartu jaringan dan lain-lain.
- BIOS : Memori permanen tempat tersimpannya data penanggalan serta pengaturan dari komponen komputer.
- CMOS Baterai : Untuk mempertahankan memori dari chip CMOS yang berisi hal-hal seperti tanggal, waktu, jenis perangkat keras dan pengaturan lainnya khusus untuk komputer.
- Port SATA : Merupakan antarmuka untuk media penyimpanan generasi terbaru. Digunakan untuk menghubungkan Harddisk dengan sistem komputer.
- Port IDE : Merupakan antarmuka media penyimpanan sebelum generasi SATA.
- Port Floppy Disk : Untuk menghubungkan mediaremovable atau media penyimpanan yang bisa dicopot yaitu Disket/Floppy Disk.
- Port Power/ATX Power : Untuk menghubungkan konektor power dari power supply dengan motherboard.
- Back Panel : Kumpulan port yang biasanya diletakkan di belakang casing atau wadah komputer PC.
- Port PS/2 Mouse : Untuk menghubungkan mouse dengan komputer/PC.
- Port PS/2 Keyboard : Untuk memasang keyboard.
- Port Paralel : Untuk memasang perifelar kecepatan rendah dengan lebar data 8 bit. Biasanya digunakan untuk memasang printer sebelum generasi USB.
- Port Serial : Untuk memasang perifelar kecepatan rendah dengan mode transfer data serial. Namun sekarang jarang digunakan
- Port SPDIF : Untuk menghubungkan komputer dengan perifelar audio seperti home theatre.
- Port Firewire : Untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan tinggi seperti Audio capture atau streaming video.
- Port RJ45 : Untuk menghubungkan komputer dengan jaringan LAN.
- Port USB : Untuk antarmuka dengan perifelar atau peralatan eksternal generasi baru menggantikan port paralel dan port serial.
- Port Audio : Untuk menghubungkan komputer dengan sistem audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan line-out.
Pengertian dan Fungsi Bagian-Bagian Komponen Motherboard Lengkap dengan Gambarnya
Pengertian Wide Area Network (WAN)

Wide Area Network (WAN) adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah negara dan benua. WAN menggunakan sarana fasilitas transmisi seperti telepon, kabel bawah laut ataupun satelit. Kecepatan transmisinya beragam dari 2Mbps, 34 Mbps, 45 Mbps, 155 Mbps, sampai 625 Mbps (atau kadang-kadang lebih). Faktor khusus yang mempengaruhi desain dan performance-nya terletak pada siklus komunikasi, seperti jaringan telepon, satelit atau komunikasi pembawa lainnya.
Pada sebagian besar WAN, komponen yang dipakai dalam berkomunikasi biasanya terdiri dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi berfungsi untuk memindahkan bit-bit dari suau komputer ke komputer lainnya, sedangkan elemen switching disini adalah sebuah komputer khusus yang digunakan untuk menghubungkan dua buah kabel transmisi atau lebih. Saat data yang dikirimkan sampai ke kabel penerima, elemen switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan paket-paket data tersebut.
Jika dilihat dari fungsinya, sebenarnya WAN tidak jauh berbeda dengan LAN. WAN juga berfungsi sama seperti LAN mengkoneksikan antar komputer, printer dan juga device lainnya dalam satu jaringan. WAN pada dasarnya adalah kumpulan LAN yang ada diberbagai lokasi. Dibutuhkan sebuah device untuk menghubungkan antara LAN dengan WAN dan device tersebut adalah router.
Kelebihan WAN
Berbagi informasi/file melalui area yang lebih besar.
Semua orang yang ada di jaringan ini dapat menggunakan data yang sama.
Mempunyai sistem jaringan yang besar/luas sehingga mampu menjangkau Negara, benua, bahkan seluruh dunia.
Jika terkoneksi dengan jaringan internet transfer file pada tempat yang jaraknya jauh bisa di lakukan secara cepat.
Dapat berbagi resources dengan koneksi workstations.
Kekurangan WAN
Biaya operasional mahal.
Dalam hal settingan/pengaturan jaringan WAN lebih sulit dan rumit, selain itu alat-alat yang diperlukan juga sangat mahal.
Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi pengguna luar yang masuk dan dapat mengganggu jaringan ini.
Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya.
Pengertian Wide Area Network (WAN)
Pengertian topologi jaringan komputer adalah suatu cara atau
konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus
menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi. Dan setiap macam topologi jaringan komputer akan
berbeda dari segi kecepatan pengiriman data, biaya pembuatan, serta
kemudahan dalam proses maintenance nya. Dan juga setiap jenis topologi jaringan komputer memiliki
kelebihan serta kekurangannya masing-masing. ada banyak macam topologi
seperti topologi ring, star, bus, mesh, dan tree yang akan dibahas di
blog belajar komputer ini.
2. Topologi Bus
Topologi jaringan komputer bus tersusun rapi seperti antrian dan menggunakan cuma satu kabel coaxial dan setiap komputer terhubung ke kabel menggunakan konektor BNC, dan kedua ujung dari kabel coaxial harus diakhiri oleh terminator.
3. Topologi Star
Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer di hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data, jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung di kirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lain. Topologi jaringan komputer inilah yang paling banyak digunakan sekarang karena kelebihannya lebih banyak.
4. Topologi Mesh
Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub.
5. Topologi Tree
Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.
Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer
1. Topologi Ring
Pada topologi ring setiap komputer di hubungkan dengan komputer lain dan
seterusnya sampai kembali lagi ke komputer pertama, dan membentuk
lingkaran sehingga disebut ring, topologi ini berkomunikasi menggunakan
data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data,
misalnya komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan
melewati komputer 2 dan 3 sampai di terima oleh komputer 4, jadi sebuah
komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang dituju bukan IP Address dia.
- Kelebihan dari topologi jaringan komputer ring adalah pada kemudahan dalam proses pemasangan dan instalasi, penggunaan jumlah kabel lan yang sedikit sehingga akan menghemat biaya.
- Kekurangan paling fatal dari topologi ini adalah, jika salah satu komputer ataupun kabel nya bermasalah, maka pengiriman data akan terganggu bahkan error.
2. Topologi Bus
Topologi jaringan komputer bus tersusun rapi seperti antrian dan menggunakan cuma satu kabel coaxial dan setiap komputer terhubung ke kabel menggunakan konektor BNC, dan kedua ujung dari kabel coaxial harus diakhiri oleh terminator.
- Kelebihan dari bus hampir sama dengan ring, yaitu kabel yang digunakan tidak banyak dan menghemat biaya pemasangan.
- Kekurangan topologi bus adalah jika terjadi gangguan atau masalah pada satu komputer bisa menggangu jaringan di komputer lain, dan untuk topologi ini sangat sulit mendeteksi gangguan, sering terjadinya antrian data, dan jika jaraknya terlalu jauh harus menggunakan repeater.
3. Topologi Star
Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer di hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data, jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung di kirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lain. Topologi jaringan komputer inilah yang paling banyak digunakan sekarang karena kelebihannya lebih banyak.
- Kelebihan topologi ini adalah sangat mudah mendeteksi komputer mana yang mengalami gangguan, mudah untuk melakukan penambahan atau pengurangan komputer tanpa mengganggu yang lain, serta tingkat keamanan sebuah data lebih tinggi, .
- Kekurangannya topologi jaringan komputer ini adalah, memerlukan biaya yang tinggi untuk pemasangan, karena membutuhkan kabel yang banyak serta switch/hub, dan kestabilan jaringan sangat tergantung pada terminal pusat, sehingga jika switch/hub mengalami gangguan, maka seluruh jaringan akan terganggu.
Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub.
- Kelebihanya adalah proses pengiriman lebih cepat dan tanpa melalui komputer lain, jika salah satu komputer mengalami kerusakan tidak akan menggangu komputer lain.
- Kekurangan dari topologi ini sudah jelas, akan memakan sangat banyak biaya karena membutuhkan jumlah kabel yang sangat banyak dan setiap komputer harus memiliki Port I/O yang banyak juga, selain itu proses instalasi sangat rumit.
5. Topologi Tree
Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.
- Kelebihan topologi tree adalah mudah menemukan suatu kesalahan dan juga mudah melakukan perubahan jaringan jika diperlukan.
- Kekurangan nya yaitu menggunakan banyak kabel, sering terjadi tabrakan dan lambat, jika terjadi kesalahan pada jaringan tingkat tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.
Pengertian dan Macam - Macam Topologi Jaringan
Macam - macam RAM
Pengertian RAM adalah
perangkat yang berfungsi mengolah data atau intruksi. Semakin besar
memori yang disediakan, semakin banyak data maupun intruksi yang dapat
mengolahnya. RAM merupakan sebuah perangkat yang berfungsi untuk
menyimpan data. RAM bersifat sementara atau data yang tersimpan dapat
dihapus. Lain halnya dengan ROM (Read Only Memory), ROM mempunyai fungsi yang sama dengan RAM tetapi ROM bersifat permanent atau data yang tersimpan tidak dapat dihapus.
RAM juga
merupakan salah satu jenis memory internal yang menentukan kemampuan
sebuah komputer. Memory internal (Internal Memory) bisa disebut juga
memory utama (main memory) dan memory primer (primary memory). Komponen
ini berfungsi sebagai pengingat.
RAM mempunyai fungsi fital. Kurang lebihnya menyimpan sementara informasi yang akan di tayangkan oleh monitor.
Ilustrasinya yaitu jika saat kita mengklik dan membuka sebuah file
(apapun extensinya, dapat berupa .doc, .html .jpg, dan lai sebagainya)
maka informasi/perintah tadi tidak langsung menuju proccessor. Melainkan
melewati RAM, baru kemudian disampaikan ke Proccessor. Oleh procsessor
informasi tadi di olah kemudian diberikan intruksi kepada komponen lain
agar mencari letak file tersebut, dan membukanya. Proses membuka file
ini pun akan melewati RAM kembali. Misalnya saat anda meminimize sebuah
program yang terbuka atau program yang bekerja di background (seperti
antivirus dan lain sebagainya) maka sebenarnya mereka menggunakan jasa
RAM agar dapat berjalan sebagaimana mestinya.Lokasi RAM adalah
berdekatan dengan processor. Ini penting agar data diantara RAM dan
processor dapat diantar dengan cepat.
RAM berfungsi sebagai penyimpan instruksi sementara dari komputer untuk mengeluarkannya ke output device, Sebagai contoh:
1. Kita akan
memainkan music mp3 dari komputer kita, lalu setelah kita buka dengan
program winamp atau media lainnya, maka program winamp yang tadinya
berada di harddisk, akan di eksekusi di RAM dan dikeluarkan melalui
output device, baik melalui speaker (sebagai keluaran suara) ataupun
monitor (sebagai tampilan). Jadi mp3 yang tadinya berasal dari harddisk
akan disimpan sementara di RAM.
2. Kita akan
memainkan game atau aplikasi lain, sama perinsipnya dengan yang diatas.
Artinya program yang telah terinstall di harddisk akan dipanggil ke RAM
dan diekseskusi lalu dikeluarkan sebagai hasil eksekusi tersebut sesuai
dengan fungsi dari aplikasinya.
Di bawah ini jenis-jenis RAM yang disesuaikan dengan teknologinya :
1. DRAM
DRAM (Dynamic
Random Access Memory) adalah jenis RAM yang menyimpan setiap bit data
yang terpisah dalam kapasitor dalam satu sirkuit terpadu. Data yang
terkandung di dalamnya harus disegarkan secara berkala oleh CPU agar
tidak hilang. Hal ini membuatnya sangat dinamis dibandingkan dengan
memori lainnya. Dalam strukturnya, DRAM hanya memerlukan satu transistor
dan kapasitor per bit, sehingga memiliki kepadatan sangat tinggi.
2. SRAM
SRAM (Static
Random Access Memory) adalah jenis RAM (sejenis memori semikonduktor)
yang tidak menggunakan kapasitor. Hal ini mengakibatkan SRAM tidak perlu
lagi disegarkan secara berkala seperti halnya dengan DRAM. Ini juga
sekaligus membuatnya memiliki kecepatan lebih tinggi dari DRAM.
Berdasarkan fungsinya terbagi menjadi Asynchronous dan Synchronous.
3. EDORAM
EDORAM
(Extended Data Out Random Accses Memory) adalah jenis RAM yang dapat
menyimpan dan mengambil isi memori secara bersamaan, sehingga kecepatan
baca tulisnya pun menjadi lebih cepat. Umumnya digunakan pada PC
terdahulu sebagai pengganti Fast Page Memory (FPM) RAM.
4. SDRAM
SDRAM
(Synchronous Dynamic Random Acces Memory) adalah jenis RAM dinamis yang
kemampuan kecepatannya lebih cepat dari pada EDORAM dan kepingannya
terdiri dari 168 pin. RAM ini disinkronisasi oleh clock sistem dan cocok
untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.
5. RDRAM
RDRAM (Rambus
Dynamic Random Acces Memory) adalah salah satu tipe dari RAM dinamis
sinkron yang diproduksi oleh Rambus Corporation menggunakan Bus Speed
sebesar 800 MHz tetapi memiliki jalur data yang sempit (8 bit). RDRAM
memiliki memory controller yang canggih sehingga tidak semua motherboard
bisa mendukungnya. Contoh produk yang memakainya adalah 3dfx seri
Voodoo4.
6. NV-RAM
NV-RAM
(Non-Volatile Random Access Memory) merupakan jenis RAM yang menggunakan
baterai Litium di dalamnya sehingga data yang tersimpan tidak akan
hilang meskipun catu daya dimatikan.
7. VGRAM
VGRAM (Video Graphic Random Acces Memory) adalah
jenis RAM yang dibuat khusus untuk video adapter. Kapasitas VGRAM
sangat menentukan kualitas gambar yang dihasilkan oleh video adapter
tersebut.
8. DDR SDRAM
Di tahun tahun
2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM menjadi dua
kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya mampu menjalankan instruksi
sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka DDR SDRAM mampu
menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang digunakan
adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi. Jika
pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada gelombang positif saja,
maka DDR SDRAM menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun
gelombang negatif. Oleh karena dari itu memori ini dinamakan DDR SDRAM
yang merupakan kependekan dari Double Data.
Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory.
a. DDR SDRAM
Kelajuan : 266MHz (PC2100), 333MHz (PC2700), 400MHz (PC3200)
Kapasitas Maksimum : 1 GB (ada chip pada lapisan depan dan belakang RAM)
b. DDR II
Kelajuan : 533MHz (PC4200), 667MHz (PC5300), 800MHz (PC6400)
Kapasitas Maksimum : 2 GB
c. DDR III
Kelajuan : 1333MHz (PC10666)
Kapasitas Maksimum : 4 GB
EVOLUSI MODUL MEMORI RAM
Selain
mengalami perkembangan pada sisi kemampuan, teknik pengolahan modul
memori juga dikembangkan. Dari yang sederhana yaitu SIMM sampai RIMM.
Berikut penjelasan singkatnya :
A. SIMM
Kependekan dari
Single In-Line Memory Module, artinya modul atau chip memori
ditempelkan pada salah satu sisi sirkuit PCB. Memori jenis ini hanya
mempunyai jumlah kaki (pin) sebanyak 30 dan 72 buah.
SIMM 30 pin
berupa DRAM, banyak digunakan pada sistem berbasis prosessor 386
generasi akhir dan 486 generasi awal. SIM 30 pin berkapasitas 1MB, 4MB
dan 16MB.
Sedangkan SIMM
70 pin dapat berupa DRAM maupun EDO DRAM yang digunakan bersama
prosessor 486 generasi akhir dan Pentium. SIMM 70 pin diproduksi pada
kapasitas 4MB, 8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB.
B. DIMM
Kependekan dari
Dual In-Line Memory Module, artinya modul atau chip memori ditempelkan
pada kedua sisi PCB, saling berbalikan. Memori DIMM diproduksi dalam 2
bentuk yang berbeda, yaitu dengan jumlah kaki 168 dan 184.
DIMM 168 pin
dapat berupa Fast-Page, EDO dan ECC SDRAM, dengan kapasitas mulai dari
8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB. Sementara DIM 184 pin berupa DDR SDRAM
C. RIMM/SORIMM
RIMM dan SORIMM
merupakan jenis memori yang dibuat oleh Rambus. RIMM pada dasarnya sama
dengan DIMM dan SORIMM mirip dengan SODIMM. Karena menggunakan
teknologi dari Rambus yang terkenal mengutamakan kecepata, memori ini
jadi cepat panas sehingga pihak Rambus perlu menambahkan aluminium untuk
membantu melepas panas yang dihasilkan oleh memori ini.
Macam - Macam RAM
BILANGAN BINER....!
A.mengubah bilangan desimal menjadi bilangan biner:
1.contoh: 725 diubah jadi biner maka: 725/2=362 ( sisa 1 maka ditulis[ 1] )
362/2= 181 (tdk ada sisa maka ditulis [ 0] )
181/2=90 ( sisa 1 maka ditulis [1] )
90/2 =45 (tdk ada sisa maka ditulis [ 0] )
45/2 =22 ( sisa 1 maka ditulis [1] )
22/2 =11 (tdk ada sisa maka ditulis [ 0] )
11/2 =5 ( sisa 1 maka ditulis [1] )
5/2 =2( sisa 1 maka ditulis [1] )
2/2=1(tdk ada sisa maka ditulis [ 0] )
..hasil terkhir juga ikut di tulis. Jadi bilangan biner dari 275 ialah 1011010101.
B.mengubah bilangan biner menjadi bilangan desimal:
1.contoh : 101111 diubah jadi desimal maka: 101111 angka dari kanan ke kiri dipangkatkan ,
[1]pangkat 0 ,[1] pangkat 1,[1] pangkat 2,[1] pangkat 3,[0] pangkat 4,[1] pangkat 5
Cara menghitungnya ialah: 1x2pangkat 5 = 32
0x2pangkat4 = 0
1x2pangkat3 = 8
1x2pangkat2 = 4
1x2pangkat1 = 2
1x2pangkat0 = 1__ +
47
#PENJUMLAHAN BILANGAN BINER!
0+0=0
0+1=1
1+0=1
1+1=1 (dengan syarat carry 1)
Contoh: 111
10 +
1001
#PENGURANGAN BILANGAN BINER!
0-0=0
1-0=1
0-1=1 (dg syarat borrow 1)
1-1=0
Contoh: 10010
1011 +
10010
#PERKALIAN BINER !
0x0=0
1x0=0
0x1=0
1x1=1
Contoh: 101
10 +
1000
Menghitung Bilangan Biner
Sistem bilangan biner atau sistem bilangan basis dua adalah sebuah sistem penulisan angka dengan menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan biner modern ditemukan oleh Gottfried Wilhelm Leibniz pada abad ke-17. Sistem bilangan ini merupakan dasar dari semua sistem bilangan berbasis digital. Dari sistem biner, kita dapat mengkonversinya ke sistem bilangan Oktal atau Hexadesimal. Sistem ini juga dapat kita sebut dengan istilah bit, atau Binary Digit. Pengelompokan biner dalam komputer selalu berjumlah 8, dengan istilah 1 Byte/bita. Dalam istilah komputer, 1 Byte = 8 bit. Kode-kode rancang bangun komputer, seperti ASCII, American Standard Code for Information Interchange menggunakan sistem peng-kode-an 1 Byte.
Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan 10 angka mulai 0 sampai 9 berturut2. Setelah angka 9, maka angka berikutnya adalah 10, 11, 12 dan seterusnya. Bilangan desimal disebut juga bilangan berbasis 10. Contoh penulisan bilangan desimal : 1710. Ingat, desimal berbasis 10, maka angka 10-lah yang menjadi subscript pada penulisan bilangan desimal.
Bilangan biner adalah bilangan yang hanya menggunakan 2 angka, yaitu 0 dan 1. Bilangan biner juga disebut bilangan berbasis 2. Setiap bilangan pada bilangan biner disebut bit, dimana 1 byte = 8 bit. Contoh penulisan : 1101112.
Bilangan oktal adalah bilangan berbasis 8, yang menggunakan angka 0 sampai 7. Contoh penulisan : 178.
Bilangan heksadesimal, atau bilangan heksa, atau bilangan basis 16, menggunakan 16 buah simbol, mulai dari 0 sampai 9, kemudian dilanjut dari A sampai F. Jadi, angka A sampai F merupakan simbol untuk 10 sampai 15. Contoh penulisan : C516.
Konversi Bilangan Desimal ke Biner
Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan Biner: Gunakan pembagian dgn 2 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang pertama akan menjadi least significant bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi most significant bit (MSB).
Contoh: Konersi 17910 ke biner:
179 / 2 = 89 sisa 1 (LSB)
/ 2 = 44 sisa 1
/ 2 = 22 sisa 0
/ 2 = 11 sisa 0
/ 2 = 5 sisa 1
/ 2 = 2 sisa 1
/ 2 = 1 sisa 0
/ 2 = 0 sisa 1 (MSB)
17910 = 101100112
MSB LSB
Konversi Bilangan Desimal ke Oktal
Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan oktal: Gunakan pembagian dgn 8 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang pertama akan menjadi least significant bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi most significant bit (MSB).
Contoh: Konersi 17910 ke oktal:
179 / 8 = 22 sisa 3 (LSB)
/ 8 = 2 sisa 6
/ 8 = 0 sisa 2 (MSB)
-> 17910 = 2638
MSB LSB
Konversi Bilangan Desimal ke Hexadesimal
Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan hexadesimal: Gunakan pembagian dgn 16 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang pertama akan menjadi least significant bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi most significant bit (MSB).
Contoh: Konersi 17910 ke hexadesimal:
179 / 16 = 11 sisa 3 (LSB)
/ 16 = 0 sisa 11 (dalam bilangan hexadesimal berarti B)MSB
-> 17910 = B316
MSB LSB
Konversi Bilangan Biner ke Oktal
Untuk mengkonversi bilangan biner ke bilangan oktal, lakukan pengelompokan 3 digit bilangan biner dari posisi LSB sampai ke MSB
Contoh: konversikan 101100112 ke bilangan oktal
Jawab : 10 110 011
2 6 3
Jadi 101100112 = 2638
Konversi Bilangan Oktal ke Biner
Sebaliknya untuk mengkonversi Bilangan Oktal ke Biner yang harus dilakukan adalah terjemahkan setiap digit bilangan oktal ke 3 digit bilangan biner
Contoh Konversikan 2638 ke bilangan biner.
Jawab: 2 6 3
010 110 011
Jadi 2638 = 0101100112 Karena 0 didepan tidak ada artinya kita bisa menuliskan 101100112
Konversi Bilangan Biner ke Hexadesimal
Untuk mengkonversi bilangan biner ke bilangan hexadesimal, lakukan pengelompokan 4 digit bilangan biner dari posisi LSB sampai ke MSB
Contoh: konversikan 101100112 ke bilangan oktal
Jawab : 1011 0011
B 3
Jadi 101100112 = B316
Konversi Bilangan Hexadesimal ke Biner
Contoh Konversikan B316 ke bilangan biner.
Jawab: B 3
1011 0011
Jadi B316 = 101100112
TABEL SISTEM BILANGAN 8 BIT
Hexa Desimal Oktal Biner
00 000 000 0000 0000
01 001 001 0000 0001
02 002 002 0000 0010
03 003 003 0000 0011
04 004 004 0000 0100
05 005 005 0000 0101
06 006 006 0000 0110
07 007 007 0000 0111
08 008 010 0000 1000
09 009 011 0000 1001
0A 010 012 0000 1010
0B 011 013 0000 1011
0C 012 014 0000 1100
0D 013 015 0000 1101
0E 014 016 0000 1110
0F 015 017 0000 1111
10 016 020 0001 0000
11 017 021 0001 0001
12 018 022 0001 0010
13 019 023 0001 0011
14 020 024 0001 0100
15 021 025 0001 0101
16 022 026 0001 0110
17 023 027 0001 0111
18 024 030 0001 1000
19 025 031 0001 1001
1A 026 032 0001 1010
1B 027 033 0001 1011
1C 028 034 0001 1100
1D 029 035 0001 1101
1E 030 036 0001 1110
1F 031 037 0001 1111
20 032 040 0010 0000
21 033 041 0010 0001
22 034 042 0010 0010
23 035 043 0010 0011
24 036 044 0010 0100
25 037 045 0010 0101
26 038 046 0010 0110
27 039 047 0010 0111
28 040 050 0010 1000
29 041 051 0010 1001
2A 042 052 0010 1010
2B 043 053 0010 1011
2C 044 054 0010 1100
2D 045 055 0010 1101
2E 046 056 0010 1110
2F 047 057 0010 1111
30 048 060 0011 0000
31 049 061 0011 0001
32 050 062 0011 0010
33 051 063 0011 0011
34 052 064 0011 0100
35 053 065 0011 0101
36 054 066 0011 0110
37 055 067 0011 0111
38 056 070 0011 1000
39 057 071 0011 1001
3A 058 072 0011 1010
3B 059 073 0011 1011
3C 060 074 0011 1100
3D 061 075 0011 1101
3E 062 076 0011 1110
3F 063 077 0011 1111
40 064 100 0100 0000
41 065 101 0100 0001
42 066 102 0100 0010
43 067 103 0100 0011
44 068 104 0100 0100
45 069 105 0100 0101
46 070 106 0100 0110
47 071 107 0100 0111
48 072 110 0100 1000
49 073 111 0100 1001
4A 074 112 0100 1010
4B 075 113 0100 1011
4C 076 114 0100 1100
4D 077 115 0100 1101
4E 078 116 0100 1110
4F 079 117 0100 1111
50 080 120 0101 0000
51 081 121 0101 0001
52 082 122 0101 0010
53 083 123 0101 0011
54 084 124 0101 0100
55 085 125 0101 0101
56 086 126 0101 0110
57 087 127 0101 0111
58 088 130 0101 1000
59 089 131 0101 1001
5A 090 132 0101 1010
5B 091 133 0101 1011
5C 092 134 0101 1100
5D 093 135 0101 1101
5E 094 136 0101 1110
5F 095 137 0101 1111
60 096 140 0110 0000
61 097 141 0110 0001
62 098 142 0110 0010
63 099 143 0110 0011
64 100 144 0110 0100
65 101 145 0110 0101
66 102 146 0110 0110
67 103 147 0110 0111
68 104 150 0110 1000
69 105 151 0110 1001
6A 106 152 0110 1010
6B 107 153 0110 1011
6C 108 154 0110 1100
6D 109 155 0110 1101
6E 110 156 0110 1110
6F 111 157 0110 1111
70 112 160 0111 0000
71 113 161 0111 0001
72 114 162 0111 0010
73 115 163 0111 0011
74 116 164 0111 0100
75 117 165 0111 0101
76 118 166 0111 0110
77 119 167 0111 0111
78 120 170 0111 1000
79 121 171 0111 1001
7A 122 172 0111 1010
7B 123 173 0111 1011
7C 124 174 0111 1100
7D 125 175 0111 1101
7E 126 176 0111 1110
7F 127 177 0111 1111
80 128 200 1000 0000
81 129 201 1000 0001
82 130 202 1000 0010
83 131 203 1000 0011
84 132 204 1000 0100
85 133 205 1000 0101
86 134 206 1000 0110
87 135 207 1000 0111
88 136 210 1000 1000
89 137 211 1000 1001
8A 138 212 1000 1010
8B 139 213 1000 1011
8C 140 214 1000 1100
8D 141 215 1000 1101
8E 142 216 1000 1110
8F 143 217 1000 1111
90 144 220 1001 0000
91 145 221 1001 0001
92 146 222 1001 0010
93 147 223 1001 0011
94 148 224 1001 0100
95 149 225 1001 0101
96 150 226 1001 0110
97 151 227 1001 0111
98 152 230 1001 1000
99 153 231 1001 1001
9A 154 232 1001 1010
9B 155 233 1001 1011
9C 156 234 1001 1100
9D 157 235 1001 1101
9E 158 236 1001 1110
9F 159 237 1001 1111
A0 160 240 1010 0000
A1 161 241 1010 0001
A2 162 242 1010 0010
A3 163 243 1010 0011
A4 164 244 1010 0100
A5 165 245 1010 0101
A6 166 246 1010 0110
A7 167 247 1010 0111
A8 168 250 1010 1000
A9 169 251 1010 1001
AA 170 252 1010 1010
AB 171 253 1010 1011
AC 172 254 1010 1100
AD 173 255 1010 1101
AE 174 256 1010 1110
AF 175 257 1010 1111
B0 176 260 1011 0000
B1 177 261 1011 0001
B2 178 262 1011 0010
B3 179 263 1011 0011
B4 180 264 1011 0100
B5 181 265 1011 0101
B6 182 266 1011 0110
B7 183 267 1011 0111
B8 184 270 1011 1000
B9 185 271 1011 1001
BA 186 272 1011 1010
BB 187 273 1011 1011
BC 188 274 1011 1100
BD 189 275 1011 1101
BE 190 276 1011 1110
BF 191 277 1011 1111
C0 192 300 1100 0000
C1 193 301 1100 0001
C2 194 302 1100 0010
C3 195 303 1100 0011
C4 196 304 1100 0100
C5 197 305 1100 0101
C6 198 306 1100 0110
C7 199 307 1100 0111
C8 200 310 1100 1000
C9 201 311 1100 1001
CA 202 312 1100 1010
CB 203 313 1100 1011
CC 204 314 1100 1100
CD 205 315 1100 1101
CE 206 316 1100 1110
CF 207 317 1100 1111
D0 208 320 1101 0000
D1 209 321 1101 0001
D2 210 322 1101 0010
D3 211 323 1101 0011
D4 212 324 1101 0100
D5 213 325 1101 0101
D6 214 326 1101 0110
D7 215 327 1101 0111
D8 216 330 1101 1000
D9 217 331 1101 1001
DA 218 332 1101 1010
DB 219 333 1101 1011
DC 220 334 1101 1100
DD 221 335 1101 1101
DE 222 336 1101 1110
DF 223 337 1101 1111
E0 224 340 1110 0000
E1 225 341 1110 0001
E2 226 342 1110 0010
E3 227 343 1110 0011
E4 228 344 1110 0100
E5 229 345 1110 0101
E6 230 346 1110 0110
E7 231 347 1110 0111
E8 232 350 1110 1000
E9 233 351 1110 1001
EA 234 352 1110 1010
EB 235 353 1110 1011
EC 236 354 1110 1100
ED 237 355 1110 1101
EE 238 356 1110 1110
EF 239 357 1110 1111
F0 240 360 1111 0000
F1 241 361 1111 0001
F2 242 362 1111 0010
F3 243 363 1111 0011
F4 244 364 1111 0100
F5 245 365 1111 0101
F6 246 366 1111 0110
F7 247 367 1111 0111
F8 248 370 1111 1000
F9 249 371 1111 1001
FA 250 372 1111 1010
FB 251 373 1111 1011
FC 252 374 1111 1100
FD 253 375 1111 1101
FE 254 376 1111 1110
FF 255 377 1111 1111















