Tampilkan postingan dengan label Materi Ujikom. Tampilkan semua postingan


Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal dan Hexadesimal


Konversi Bilangan | Pada tutorial belajar komputer dasar sebelumnya kita sudah mempelajari mengenai sistem bilangan desimal, biner, oktal dan hexadesimal. Akan tetapi belum membahas mengenai konversi bilangan. Oleh karena itu ane akan membahasnya pada postingan ini. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut silahkan agan simak caranya dibawah ini. :)

Konversi Bilangan Desimal

Konversi bilangan desimal merupakan suatu proses mengubah bentuk Bilangan Desimal kedalam bentuk bilangan lainnya (bilangan biner, bilangan oktal atau bilangan hexadesimal).
Konversi Bilangan Desimal Ke Biner
Konversi bilangan desimal ke biner merupakan suatu proses mengubah bentuk bilangan desimal kedalam bentuk bilangan biner. Ada beberapa cara yang dapat agan lakukan untuk mengkonversi bilangan desimal ke biner. Berikut caranya :
  1. Cara yang pertama, yaitu dengan membagi bilangan desimal dengan nilai 2 (basis). Cara ini merupakan cara yang sering digunakan oleh banyak orang. Untuk lebih jelasnya silahkan agan simak contoh dibawah ini. konversi bilangan desimal ke binerNilai bilangan desimal 77 = 1001101 (bilangan biner).
  2. Cara yang kedua, yaitu dengan menjumlahkan atau menambahkan bilangan-bilangan dengan pangkat dua (basis) sampai jumlahnya sama dengan bilangan desimal yang akan dikonversikan.cara konversi bilangan desimal ke biner
Konversi Bilangan Desimal Ke Oktal
Konversi bilangan desimal ke oktal merupakan suatu proses mengubah bentuk bilangan desimal kedalam bentuk bilangan oktal, dengan cara membagi bilangan desimal dengan nilai 8 (basis). Untuk memahaminya silahkan agan simak contoh dibawah ini.
konversi bilangan desimal ke oktal
Nilai bilangan desimal 77 = 115 (bilangan oktal)
Konversi Bilangan Desimal Ke Hexadesimal
Konversi bilangan desimal ke hexadesimal merupakan suatu proses mengubah bentuk bilangan desimal kedalam bentuk bilangan hexadesimal, dengan cara membagi bilangan desimal dengan nilai 16 (basis). Silahkan agan simak contoh dibawah ini untuk lebih jelasnya.
konversi bilangan desimal ke hexadesimal
Nilai bilangan desimal 77 = 4D (bilangan hexadesimal)

Konversi Bilangan Biner

Konversi bilangan biner merupakan suatu proses mengubah bentuk Bilangan Binary kedalam bentuk bilangan lainnya (bilangan desimal, bilangan oktal atau bilangan hexadesimal).
Konversi Bilangan Biner Ke Desimal
Agan dapat mengkonversi bilangan biner ke desimal, yaitu dengan cara menggunakan bantuan tabel konversi bilangan biner ke desimal dibawah ini.
tabel konversi bilangan biner ke desimal
Contoh konversi bilangan biner 1011100 ke bilangan desimal :
konversi bilangan biner ke desimal
Jadi, nilai bilangan biner 1011100 = 92 (bilangan desimal)
Konversi Bilangan Biner Ke Oktal
Cara mengkonversi bilangan biner ke oktal dapat dilakukan dengan mengkonversi tiap-tiap tiga buah digit biner. Silahkan agan simak tabel konversi bilangan biner ke oktal dan contonya dibawah ini.
tabel konversi bilangan biner ke oktal
Contoh konversi bilangan biner 1011100 ke bilangan oktal :
konversi bilangan biner ke oktal
Jadi, nilai bilangan biner 1011100 = 134 (bilangan oktal)
Konversi Bilangan Biner Ke Hexadesimal
Cara mengkonversi bilangan biner ke hexadesimal dapat dilakukan dengan mengkonversi tiap-tiap empat buah digit biner. Silahkan agan simak tabel konversi bilangan biner ke hexadesimal dan contonya dibawah ini.
tabel konversi bilangan biner ke hexadesimal
Contoh konversi bilangan biner 1011100 ke bilangan hexadesimal :
konversi bilangan biner ke hexadesimal
Jadi, nilai bilangan biner 1011100 = 5C (bilangan hexadesimal)

Konversi Bilangan Oktal

Konversi bilangan oktal merupakan suatu proses mengubah bentuk Bilangan Octal kedalam bentuk bilangan lainnya (bilangan desimal, bilangan biner atau bilangan hexadesimal).
Konversi Bilangan Oktal Ke Desimal
Agan dapat melakukan konversi bilangan oktal ke desimal, yaitu dengan cara mengalikan masing-masing digit bilangan dengan position valuenya. Contoh konversi bilangan oktal 145 ke bilangan desimal :
konversi bilangan oktal ke desimal
Jadi, nilai bilangan oktal 145 = 105 (bilangan desimal)
Konversi Bilangan Oktal Ke Biner
Konversi bilangan oktal ke biner dapat dilakukan dengan mengkonversi masing-masing digit oktal ke tiga digit biner. Untuk tabelnya silahkan agan lihat pada konversi biner ke oktal diatas. Contoh konversi bilangan oktal 145 ke bilangan biner :
konversi bilangan oktal ke biner
Jadi, nilai bilangan oktal 145 = 001100101 (bilangan biner)
Konversi Bilangan Oktal Ke Hexadesimal
Konversi bilangan oktal ke hexadesimal yang pertama harus dilakukan adalah dengan mengkonversikan bilangan oktal terlebih dahulu ke bilangan biner, kemudian baru konversikan ke bilangan hexadesimal. Contoh konversi bilangan oktal 145 ke bilangan hexadesimal.
  1. Konversi bilangan oktal ke biner terlebih dahulu :konversi bilangan oktal ke biner
  2. Kemudian konversikan bilangan biner tersebut ke bilangan hexadesimal : konversi bilangan oktal ke hexadesimal
Jadi, nilai bilangan oktal 145 = 65 (bilangan hexadesimal)

Konversi Bilangan Hexadesimal

Konversi bilangan hexadesimal merupakan suatu proses mengubah bentuk bilangan hexadesimal kedalam bentuk bilangan lainnya (bilangan desimal, bilangan biner atau bilangan oktal).
Konversi Bilangan Hexadesimal Ke Desimal
Agan dapat melakukan konversi bilangan hexadesimal ke desimal, yaitu dengan cara mengalikan masing-masing digit bilangan dengan position valuenya. Contoh konversi bilangan hexadesimal C54 ke bilangan desimal :
konversi bilangan hexadesimal ke desimal
Jadi, nilai bilangan hexadesimal C54 = 3156 (bilangan desimal)
Konversi Bilangan Hexadesimal Ke Biner
Konversi bilangan hexadesimal ke biner dapat dilakukan dengan mengkonversi masing-masing digit hexadesimal ke empat digit biner. Untuk tabelnya silahkan agan lihat pada konversi biner ke hexadesimal diatas. Contoh konversi bilangan hexadesimal C54 ke bilangan biner :
konversi bilangan hexadesimal ke biner
Jadi, nilai bilangan hexadesimal C54 = 110001010100 (bilangan biner)
Konversi Bilangan Hexadesimal Ke Oktal
Konversi bilangan hexadesimal ke oktal, yang pertama harus dilakukan adalah dengan mengkonversikan bilangan hexadesimal terlebih dahulu ke bilangan biner, kemudian baru konversikan ke bilangan oktal. Contoh konversi bilangan hexadesimal C54 ke bilangan oktal.
  1. Konversi bilangan hexadesimal ke biner terlebih dahulu :konversi bilangan hexadesimal ke biner
  2. Kemudian konversikan bilangan biner tersebut ke bilangan oktal :konversi bilangan hexadesimal ke oktal
Jadi, nilai bilangan hexadesimal C54 = 6124 (bilangan oktal)

Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal dan Hexadesimal

Posted by : Unknown 0 Comments
Pengertian dan Fungsi Bagian-Bagian Komponen Motherboard Lengkap dengan Gambarnya - Motherboard adalah saraf pusat (otak) dalam sistem komputer. Motherboard juga dapat dideskripsikan sebagai dual prosesor atau single prosesor. Motherboard dengan single prosesor tunggal (single processor) tidak selalu bisa memenuhi kebutuhan tersebut, terutama dalam lingkungan jaringan perusahaan. Motherboard dengan dual prosesor biasanya diinstal untuk sistem operasi jaringan yang lebih tinggi tingkatannya seperti Windows 2000.

Motherboard juga dikenal sebagai sistem board atau papan utama (main board). Semua hal dalam sistem yang terhubung dalam komputer, dikontrol atau dikendalikan oleh motherboard untuk berkomunikasi dengan piranti yang lainnya dalam sistem. Sistem board adalah papan sirkuit tercetak (printed circuit board) yang paling besar. Setiap sistem akan memiliki satu. Sistem board biasanya merupakan tempat dari beberapa komponen berikut ini :


  • CPU
  • Circuit pengontrol
  • Bus/Adapter
  • RAM
  • Slot Ekspansi untuk board tambahan
  • Port untuk piranti eksternal
  • CMOS
  • ROM
  • Chip BIOS
  • Support Chip yang memiliki fungsi bervariasi


Jika komputer menggunakan case desktop, sistem board akan terletak didasar case komputer. Jika komputer menggunakan case tower, sistem board biasanya akan terletak di satu sisi secara vertikal. Semua komponen yang terhubung ke dalam unit akan terkoneksi secara langsung dalam sistem board.

Komponen-Komponen dalam Motherboard


Komponen Motherboard
Keterangan :
  1. Port Firewire : Mendukung 800MB/s untuk transfer kecepatan tinggi, untuk kamera video eksternal dan disk drive eksternal.
  2. PCI x1 : Untuk menempatkan aksesoris seperti adapter nirkabel, TV tunner dan sebagainya.
  3. PCI Express x16 : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA card agar dapat  menghasilkan output yang berkualitas.
  4. Port Audio : Untuk menghubungkan speaker.
  5. Socket Processor : Tempat terpasangnya processor/CPU (Central Processing Unit) yang sering disebut dengan otak dari komputer.
  6. Fan Headers : Untuk memberikan daya pada kipas yang terpasang pada heatsink processor dan sebagai penyedia tegangan untuk kipas processor.
  7. Socket RAM/Slot Memory : Untuk menempatkan RAM/memasang RAM.
  8. Socket ATX Power : Untuk menghubungkan konektor power dari power supply dengan motherboard.
  9. Serial ATA (SATA) : Untuk menghubungkan Disk Drive seperti harddisk atau optical drive jenis SATA.
  10. Header USB/Slot USB : Untuk menghubungkan Front USB dengan Motherboard
  11. Slot IDE : Untuk menghubungkan Harddisk atau Optical Drive seperti CD ROM, DVD dan sebagainya yang bertipe ATA dengan motherboard.
  12. Slot PCI : Slot ekspansi dimana berbagai kartu plug in dapat dipasang beberapa kartu ekspansi seperti modem, kartu jaringan dan lain-lain.
  13. Slot AGP : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA Card yang berjenis AGP.
  14. BIOS : Memori permanen tempat tersimpannya data penanggalan serta pengaturan dari komponen komputer.
  15. Chipset : Untuk mengontrol penggunaan daya dan transfer dapat pada socket maupun port yang terpasang pada motherboard.
  16. CMOS Baterai : Untuk mempertahankan memori dari chip CMOS yang berisi hal-hal seperti tanggal, waktu, jenis perangkat keras dan pengaturan lainnya khusus untuk komputer.
Pengertian dan Fungsi Komponen Motherboard Lengkap+Gambar
Pengertian dan Fungsi Komponen Motherboard Lengkap+Gambar
Keterangan : 
  1. Socket Processor : Tempat terpasangnya processor/CPU (Central Processing Unit) yang sering disebut dengan otak dari komputer.
  2. Socket RAM/Slot Memori : Untuk menempatkan RAM/Memasang RAM.
  3. Northbridge : Sebutan bagi komponen utama yang mengatur lalu lintas data antara processor dengan sistem memori dan saluran utama motherboard.
  4. Southbridge : Sebutan bagi komponen pembantu Northbridge.
  5. PCI Express x16 : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA Card agar dapat menghasilkan output yang berkualitas.
  6. PCI x1 : Untuk menempatkan aksesoris seperti adapter nirkabel, TV tunner dan sebagainya.
  7. Slot AGP : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA Card yang berjenis AGP.
  8. Slot PCI : Slot ekspansi dimana berbagai kartu plug in dapat dipasang beberapa kartu ekspansi seperti modem, kartu jaringan dan lain-lain.
  9. BIOS : Memori permanen tempat tersimpannya data penanggalan serta pengaturan dari komponen komputer.
  10. CMOS Baterai : Untuk mempertahankan memori dari chip CMOS yang berisi hal-hal seperti tanggal, waktu, jenis perangkat keras dan pengaturan lainnya khusus untuk komputer.
  11. Port SATA : Merupakan antarmuka untuk media penyimpanan generasi terbaru. Digunakan untuk menghubungkan Harddisk dengan sistem komputer.
  12. Port IDE : Merupakan antarmuka media penyimpanan sebelum generasi SATA.
  13. Port Floppy Disk : Untuk menghubungkan mediaremovable atau media penyimpanan yang bisa dicopot yaitu Disket/Floppy Disk.
  14. Port Power/ATX Power : Untuk menghubungkan konektor power dari power supply dengan motherboard.
  15. Back Panel : Kumpulan port yang biasanya diletakkan di belakang casing atau wadah komputer PC.
  16. Port PS/2 Mouse : Untuk menghubungkan mouse dengan komputer/PC.
  17. Port PS/2 Keyboard : Untuk memasang keyboard.
  18. Port Paralel : Untuk memasang perifelar kecepatan rendah dengan lebar data 8 bit. Biasanya digunakan untuk memasang printer sebelum generasi USB.
  19. Port Serial : Untuk memasang perifelar kecepatan rendah dengan mode transfer data serial. Namun sekarang jarang digunakan
  20. Port SPDIF : Untuk menghubungkan komputer dengan perifelar audio seperti home theatre.
  21. Port Firewire : Untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan tinggi seperti Audio capture atau streaming video.
  22. Port RJ45 : Untuk menghubungkan komputer dengan jaringan LAN.
  23. Port USB : Untuk antarmuka dengan perifelar atau peralatan eksternal generasi baru menggantikan port paralel dan port serial.
  24. Port Audio : Untuk menghubungkan komputer dengan sistem audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan line-out.
Demikianlah artikel kali ini tentang Pengertian dan Fungsi Komponen Motherboard Lengkap dengan Gambar. Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terimakasih.

Pengertian dan Fungsi Bagian-Bagian Komponen Motherboard Lengkap dengan Gambarnya

Posted by : Unknown 0 Comments

Pengertian Wide Area Network (WAN)

Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN) adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah negara dan benua. WAN menggunakan sarana fasilitas transmisi seperti telepon, kabel bawah laut ataupun satelit. Kecepatan transmisinya beragam dari 2Mbps, 34 Mbps, 45 Mbps, 155 Mbps, sampai 625 Mbps (atau kadang-kadang lebih). Faktor khusus yang mempengaruhi desain dan performance-nya terletak pada siklus komunikasi, seperti jaringan telepon, satelit atau komunikasi pembawa lainnya.
Pada sebagian besar WAN, komponen yang dipakai dalam berkomunikasi biasanya terdiri dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi berfungsi untuk memindahkan bit-bit dari suau komputer ke komputer lainnya, sedangkan elemen switching disini adalah sebuah komputer khusus yang digunakan untuk menghubungkan dua buah kabel transmisi atau lebih. Saat data yang dikirimkan sampai ke kabel penerima, elemen switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan paket-paket data tersebut.
Jika dilihat dari fungsinya, sebenarnya WAN tidak jauh berbeda dengan LAN. WAN juga berfungsi sama seperti LAN mengkoneksikan antar komputer, printer dan juga device lainnya dalam satu jaringan. WAN pada dasarnya adalah kumpulan LAN yang ada diberbagai lokasi. Dibutuhkan sebuah device untuk menghubungkan antara LAN dengan WAN dan device tersebut adalah router.
Kelebihan WAN
Berbagi informasi/file melalui area yang lebih besar.
Semua orang yang ada di jaringan ini dapat menggunakan data yang sama.
Mempunyai sistem jaringan yang besar/luas sehingga mampu menjangkau Negara, benua, bahkan seluruh dunia.
Jika terkoneksi dengan jaringan internet transfer file pada tempat yang jaraknya jauh bisa di lakukan secara cepat.
Dapat berbagi resources dengan koneksi workstations.
Kekurangan WAN
Biaya operasional mahal.
Dalam hal settingan/pengaturan jaringan WAN lebih sulit dan rumit, selain itu alat-alat yang diperlukan juga sangat mahal.
Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi pengguna luar yang masuk dan dapat mengganggu jaringan ini.
Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya.

Pengertian Wide Area Network (WAN)

Posted by : Unknown 0 Comments
Pengertian topologi jaringan komputer adalah suatu cara atau konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi. Dan setiap macam topologi jaringan komputer akan berbeda dari segi kecepatan pengiriman data, biaya pembuatan, serta kemudahan dalam proses maintenance nya. Dan juga setiap jenis topologi jaringan komputer memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. ada banyak macam topologi seperti topologi ring, star, bus, mesh, dan tree yang akan dibahas di blog belajar komputer ini.


Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer

1. Topologi Ring
Pada topologi ring setiap komputer di hubungkan dengan komputer lain dan seterusnya sampai kembali lagi ke komputer pertama, dan membentuk lingkaran sehingga disebut ring, topologi ini berkomunikasi menggunakan data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data, misalnya komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan melewati komputer 2 dan 3 sampai di terima oleh komputer 4, jadi sebuah komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang dituju bukan IP Address dia.
topologi jaringan komputer
  • Kelebihan dari topologi jaringan komputer ring adalah pada kemudahan dalam proses pemasangan dan instalasi, penggunaan jumlah kabel lan yang sedikit sehingga akan menghemat biaya.
  • Kekurangan paling fatal dari topologi ini adalah, jika salah satu komputer ataupun kabel nya bermasalah, maka pengiriman data akan terganggu bahkan error.

2. Topologi Bus
Topologi jaringan komputer bus tersusun rapi seperti antrian dan  menggunakan cuma satu kabel coaxial dan setiap komputer terhubung ke kabel menggunakan konektor BNC, dan kedua ujung dari kabel coaxial harus diakhiri oleh terminator.
topologi jaringan komputer
  • Kelebihan dari bus hampir sama dengan ring, yaitu kabel yang digunakan tidak banyak dan menghemat biaya pemasangan.
  • Kekurangan topologi bus adalah jika terjadi gangguan atau masalah pada satu komputer bisa menggangu jaringan di komputer lain, dan untuk topologi ini sangat sulit mendeteksi gangguan, sering terjadinya antrian data, dan jika jaraknya terlalu jauh harus menggunakan repeater.

3. Topologi Star
Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer di hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data, jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung di kirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lain. Topologi jaringan komputer inilah yang paling banyak digunakan sekarang karena kelebihannya lebih banyak.
topologi jaringan komputer
  • Kelebihan topologi ini adalah sangat mudah mendeteksi komputer mana yang mengalami gangguan, mudah untuk melakukan penambahan atau pengurangan komputer tanpa mengganggu yang lain, serta tingkat keamanan sebuah data lebih tinggi, .
  • Kekurangannya topologi jaringan komputer ini adalah, memerlukan biaya yang tinggi untuk pemasangan, karena membutuhkan kabel yang banyak serta switch/hub, dan kestabilan jaringan sangat tergantung pada terminal pusat, sehingga jika switch/hub mengalami gangguan, maka seluruh jaringan akan terganggu.
4. Topologi Mesh
Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub.
pengertian topologi jaringan komputer
  • Kelebihanya adalah proses pengiriman lebih cepat dan tanpa melalui komputer lain, jika salah satu komputer mengalami kerusakan tidak akan menggangu komputer lain.
  • Kekurangan dari topologi ini sudah jelas, akan memakan sangat banyak biaya karena membutuhkan jumlah kabel yang sangat banyak dan setiap komputer harus memiliki Port I/O yang banyak juga, selain itu proses instalasi sangat rumit.

 5. Topologi Tree
Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.
macam jenis topologi jaringan komputer
  • Kelebihan topologi tree adalah mudah menemukan suatu kesalahan dan juga mudah melakukan perubahan jaringan jika diperlukan.
  • Kekurangan nya yaitu menggunakan banyak kabel, sering terjadi tabrakan dan lambat, jika terjadi kesalahan pada jaringan tingkat tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.

Pengertian dan Macam - Macam Topologi Jaringan

Posted by : Unknown 0 Comments

Macam - macam RAM

Pengertian RAM adalah perangkat yang berfungsi mengolah data atau intruksi. Semakin besar memori yang disediakan, semakin banyak data maupun intruksi yang dapat mengolahnya. RAM merupakan sebuah perangkat yang berfungsi untuk menyimpan data. RAM bersifat sementara atau data yang tersimpan dapat dihapus. Lain halnya dengan ROM (Read Only Memory), ROM mempunyai fungsi yang sama dengan RAM tetapi ROM bersifat permanent atau data yang tersimpan tidak dapat dihapus. 

RAM juga merupakan salah satu jenis memory internal yang menentukan kemampuan sebuah komputer. Memory internal (Internal Memory) bisa disebut juga memory utama (main memory) dan memory primer (primary memory). Komponen ini berfungsi sebagai pengingat.
RAM mempunyai fungsi fital. Kurang lebihnya menyimpan sementara informasi yang akan di tayangkan oleh monitor. Ilustrasinya yaitu jika saat kita mengklik dan membuka sebuah file (apapun extensinya, dapat berupa .doc, .html .jpg, dan lai sebagainya) maka informasi/perintah tadi tidak langsung menuju proccessor. Melainkan melewati RAM, baru kemudian disampaikan ke Proccessor. Oleh procsessor informasi tadi di olah kemudian diberikan intruksi kepada komponen lain agar mencari letak file tersebut, dan membukanya. Proses membuka file ini pun akan melewati RAM kembali. Misalnya saat anda meminimize sebuah program yang terbuka atau program yang bekerja di background (seperti antivirus dan lain sebagainya) maka sebenarnya mereka menggunakan jasa RAM agar dapat berjalan sebagaimana mestinya.Lokasi RAM adalah berdekatan dengan processor. Ini penting agar data diantara RAM dan processor dapat diantar dengan cepat.


RAM berfungsi sebagai penyimpan instruksi sementara dari komputer untuk mengeluarkannya ke output deviceSebagai contoh:

1. Kita akan memainkan music mp3 dari komputer kita, lalu setelah kita buka dengan program winamp atau media lainnya, maka program winamp yang tadinya berada di harddisk, akan di eksekusi di RAM dan dikeluarkan melalui output device, baik melalui speaker (sebagai keluaran suara) ataupun monitor (sebagai tampilan). Jadi mp3 yang tadinya berasal dari harddisk akan disimpan sementara di RAM.

2. Kita akan memainkan game atau aplikasi lain, sama perinsipnya dengan yang diatas. Artinya program yang telah terinstall di harddisk akan dipanggil ke RAM dan diekseskusi lalu dikeluarkan sebagai hasil eksekusi tersebut sesuai dengan fungsi dari aplikasinya.


Di bawah ini jenis-jenis RAM yang disesuaikan dengan teknologinya :
1. DRAM

DRAM (Dynamic Random Access Memory) adalah jenis RAM yang menyimpan setiap bit data yang terpisah dalam kapasitor dalam satu sirkuit terpadu. Data yang terkandung di dalamnya harus disegarkan secara berkala oleh CPU agar tidak hilang. Hal ini membuatnya sangat dinamis dibandingkan dengan memori lainnya. Dalam strukturnya, DRAM hanya memerlukan satu transistor dan kapasitor per bit, sehingga memiliki kepadatan sangat tinggi.

2. SRAM

SRAM (Static Random Access Memory) adalah jenis RAM (sejenis memori semikonduktor) yang tidak menggunakan kapasitor. Hal ini mengakibatkan SRAM tidak perlu lagi disegarkan secara berkala seperti halnya dengan DRAM. Ini juga sekaligus membuatnya memiliki kecepatan lebih tinggi dari DRAM. Berdasarkan fungsinya terbagi menjadi Asynchronous dan Synchronous.



3. EDORAM 

EDORAM (Extended Data Out Random Accses Memory) adalah jenis RAM yang dapat menyimpan dan mengambil isi memori secara bersamaan, sehingga kecepatan baca tulisnya pun menjadi lebih cepat. Umumnya digunakan pada PC terdahulu sebagai pengganti Fast Page Memory (FPM) RAM.



4. SDRAM 

SDRAM (Synchronous Dynamic Random Acces Memory) adalah jenis RAM dinamis yang kemampuan kecepatannya lebih cepat dari pada EDORAM dan kepingannya terdiri dari 168 pin. RAM ini disinkronisasi oleh clock sistem dan cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.




5. RDRAM

RDRAM (Rambus Dynamic Random Acces Memory) adalah salah satu tipe dari RAM dinamis sinkron yang diproduksi oleh Rambus Corporation menggunakan Bus Speed sebesar 800 MHz tetapi memiliki jalur data yang sempit (8 bit). RDRAM memiliki memory controller yang canggih sehingga tidak semua motherboard bisa mendukungnya. Contoh produk yang memakainya adalah 3dfx seri Voodoo4.


6. NV-RAM 

NV-RAM (Non-Volatile Random Access Memory) merupakan jenis RAM yang menggunakan baterai Litium di dalamnya sehingga data yang tersimpan tidak akan hilang meskipun catu daya dimatikan.





7. VGRAM

VGRAM (Video Graphic Random Acces Memory) adalah jenis RAM yang dibuat khusus untuk video adapter. Kapasitas VGRAM sangat menentukan kualitas gambar yang dihasilkan oleh video adapter tersebut.













8. DDR SDRAM


Di tahun tahun 2000, Crucial berhasil mengembangkan kemampuan memori SDRAM menjadi dua kali lipat. Jika pada SDRAM biasa hanya mampu menjalankan instruksi sekali setiap satu clock cycle frekuensi bus, maka DDR SDRAM mampu menjalankan dua instruksi dalam waktu yang sama. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan secara penuh satu gelombang frekuensi. Jika pada SDRAM biasa hanya melakukan instruksi pada gelombang positif saja, maka DDR SDRAM menjalankan instruksi baik pada gelombang positif maupun gelombang negatif. Oleh karena dari itu memori ini dinamakan DDR SDRAM yang merupakan kependekan dari Double Data.


Rate Synchronous Dynamic Random Access Memory.

a. DDR SDRAM
Kelajuan : 266MHz (PC2100), 333MHz (PC2700), 400MHz (PC3200)
Kapasitas Maksimum : 1 GB (ada chip pada lapisan depan dan belakang RAM)

b. DDR II
Kelajuan : 533MHz (PC4200), 667MHz (PC5300), 800MHz (PC6400)
Kapasitas Maksimum : 2 GB

c. DDR III
Kelajuan : 1333MHz (PC10666)
Kapasitas Maksimum : 4 GB


EVOLUSI MODUL MEMORI RAM
Selain mengalami perkembangan pada sisi kemampuan, teknik pengolahan modul memori juga dikembangkan. Dari yang sederhana yaitu SIMM sampai RIMM. 

Berikut penjelasan singkatnya :

A. SIMM

Kependekan dari Single In-Line Memory Module, artinya modul atau chip memori ditempelkan pada salah satu sisi sirkuit PCB. Memori jenis ini hanya mempunyai jumlah kaki (pin) sebanyak 30 dan 72 buah.
SIMM 30 pin berupa DRAM, banyak digunakan pada sistem berbasis prosessor 386 generasi akhir dan 486 generasi awal. SIM 30 pin berkapasitas 1MB, 4MB dan 16MB.
Sedangkan SIMM 70 pin dapat berupa DRAM maupun EDO DRAM yang digunakan bersama prosessor 486 generasi akhir dan Pentium. SIMM 70 pin diproduksi pada kapasitas 4MB, 8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB.

B. DIMM

Kependekan dari Dual In-Line Memory Module, artinya modul atau chip memori ditempelkan pada kedua sisi PCB, saling berbalikan. Memori DIMM diproduksi dalam 2 bentuk yang berbeda, yaitu dengan jumlah kaki 168 dan 184.
DIMM 168 pin dapat berupa Fast-Page, EDO dan ECC SDRAM, dengan kapasitas mulai dari 8MB, 16MB, 32MB, 64MB dan 128MB. Sementara DIM 184 pin berupa DDR SDRAM




C. RIMM/SORIMM




RIMM dan SORIMM merupakan jenis memori yang dibuat oleh Rambus. RIMM pada dasarnya sama dengan DIMM dan SORIMM mirip dengan SODIMM. Karena menggunakan teknologi dari Rambus yang terkenal mengutamakan kecepata, memori ini jadi cepat panas sehingga pihak Rambus perlu menambahkan aluminium untuk membantu melepas panas yang dihasilkan oleh memori ini.

Macam - Macam RAM

Posted by : Unknown 0 Comments
BILANGAN BINER....!


A.mengubah bilangan desimal menjadi bilangan biner:
1.contoh: 725 diubah jadi biner maka: 725/2=362 ( sisa 1 maka ditulis[ 1] )
                                                                   362/2= 181 (tdk ada sisa maka ditulis [ 0] )
                                                                   181/2=90 ( sisa 1 maka ditulis [1] )
                                                                    90/2 =45 (tdk ada sisa maka ditulis [ 0] )
                                                                    45/2 =22 ( sisa 1 maka ditulis [1] )
                                                                    22/2 =11 (tdk ada sisa maka ditulis [ 0] )
                                                                    11/2 =5 ( sisa 1 maka ditulis [1] )
                                                                      5/2 =2( sisa 1 maka ditulis [1] )
                                                                       2/2=1(tdk ada sisa maka ditulis [ 0] )
                          ..hasil terkhir juga ikut di tulis. Jadi bilangan biner dari 275 ialah 1011010101.
B.mengubah bilangan biner menjadi bilangan desimal:
1.contoh : 101111 diubah jadi desimal maka: 101111 angka dari kanan ke kiri dipangkatkan ,
  [1]pangkat 0 ,[1] pangkat 1,[1] pangkat 2,[1] pangkat 3,[0] pangkat 4,[1] pangkat 5
 Cara menghitungnya ialah: 1x2pangkat 5 = 32
                                                 0x2pangkat4 = 0
                                                 1x2pangkat3 = 8
                                                 1x2pangkat2 = 4
                                                 1x2pangkat1 =  2
                                                 1x2pangkat0 = 1__ +
                                                                            47
#PENJUMLAHAN BILANGAN BINER!
0+0=0
0+1=1
1+0=1
1+1=1 (dengan syarat carry 1)

Contoh: 111
                10 +
           1001
#PENGURANGAN BILANGAN BINER!
0-0=0
1-0=1
0-1=1 (dg syarat borrow 1)
1-1=0

Contoh: 10010
                 1011 +
              10010
#PERKALIAN BINER !
0x0=0
1x0=0
0x1=0
1x1=1

Contoh: 101
                 10 +
            1000

Menghitung Bilangan Biner

Posted by : Unknown 0 Comments


Sistem bilangan biner atau sistem bilangan basis dua adalah sebuah sistem penulisan angka dengan menggunakan dua simbol yaitu 0 dan 1. Sistem bilangan biner modern ditemukan oleh Gottfried Wilhelm Leibniz pada abad ke-17. Sistem bilangan ini merupakan dasar dari semua sistem bilangan berbasis digital. Dari sistem biner, kita dapat mengkonversinya ke sistem bilangan Oktal atau Hexadesimal. Sistem ini juga dapat kita sebut dengan istilah bit, atau Binary Digit. Pengelompokan biner dalam komputer selalu berjumlah 8, dengan istilah 1 Byte/bita. Dalam istilah komputer, 1 Byte = 8 bit. Kode-kode rancang bangun komputer, seperti ASCII, American Standard Code for Information Interchange menggunakan sistem peng-kode-an 1 Byte.


    Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan 10 angka mulai 0 sampai 9 berturut2. Setelah angka 9, maka angka berikutnya adalah 10, 11, 12 dan seterusnya. Bilangan desimal disebut juga bilangan berbasis 10. Contoh penulisan bilangan desimal : 1710. Ingat, desimal berbasis 10, maka angka 10-lah yang menjadi subscript pada penulisan bilangan desimal.

    Bilangan biner adalah bilangan yang hanya menggunakan 2 angka, yaitu 0 dan 1. Bilangan biner juga disebut bilangan berbasis 2. Setiap bilangan pada bilangan biner disebut bit, dimana 1 byte = 8 bit.  Contoh penulisan : 1101112.

    Bilangan oktal adalah bilangan berbasis 8, yang menggunakan angka 0 sampai 7. Contoh penulisan : 178.

    Bilangan heksadesimal, atau bilangan heksa, atau bilangan basis 16, menggunakan 16  buah simbol, mulai dari 0 sampai 9, kemudian dilanjut dari A sampai F. Jadi, angka A sampai F merupakan simbol untuk 10 sampai 15. Contoh penulisan : C516.

Konversi Bilangan Desimal ke Biner

    Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan Biner: Gunakan pembagian dgn 2 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang pertama akan menjadi least significant bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi most significant bit (MSB).

Contoh: Konersi 17910 ke biner:
179 / 2 = 89 sisa 1 (LSB)
/ 2 = 44 sisa 1
/ 2 = 22 sisa 0
/ 2 = 11 sisa 0
/ 2 = 5 sisa 1
/ 2 = 2 sisa 1
/ 2 = 1 sisa 0
/ 2 = 0 sisa 1 (MSB)
17910 = 101100112

MSB LSB

Konversi Bilangan Desimal ke Oktal

Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan oktal: Gunakan pembagian dgn 8 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang pertama akan menjadi least significant bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi most significant bit (MSB).

Contoh: Konersi 17910 ke oktal:
179 / 8 = 22 sisa 3 (LSB)
/ 8 = 2 sisa 6
/ 8 = 0 sisa 2 (MSB)
-> 17910 = 2638

MSB LSB

Konversi Bilangan Desimal ke Hexadesimal

Konversi bilangan desimal bulat ke bilangan hexadesimal: Gunakan pembagian dgn 16 secara suksesif sampai sisanya = 0. Sisa-sisa pembagian membentuk jawaban, yaitu sisa yang pertama akan menjadi least significant bit (LSB) dan sisa yang terakhir menjadi most significant bit (MSB).

Contoh: Konersi 17910 ke hexadesimal:
179 / 16 = 11 sisa 3 (LSB)
/ 16 = 0 sisa 11 (dalam bilangan hexadesimal berarti B)MSB
-> 17910 = B316

MSB LSB

Konversi Bilangan Biner ke Oktal

Untuk mengkonversi bilangan biner ke bilangan oktal, lakukan pengelompokan 3 digit bilangan biner dari posisi LSB sampai ke MSB

Contoh: konversikan 101100112 ke bilangan oktal
Jawab : 10 110 011

2 6 3
Jadi 101100112 = 2638

Konversi Bilangan Oktal ke Biner

Sebaliknya untuk mengkonversi Bilangan Oktal ke Biner yang harus dilakukan adalah terjemahkan setiap digit bilangan oktal ke 3 digit bilangan biner

Contoh Konversikan 2638 ke bilangan biner.
Jawab: 2 6 3

010 110 011

Jadi 2638 = 0101100112 Karena 0 didepan tidak ada artinya kita bisa menuliskan 101100112

Konversi Bilangan Biner ke Hexadesimal

Untuk mengkonversi bilangan biner ke bilangan hexadesimal, lakukan pengelompokan 4 digit bilangan biner dari posisi LSB sampai ke MSB

Contoh: konversikan 101100112 ke bilangan oktal
Jawab : 1011 0011

B 3
Jadi 101100112 = B316

Konversi Bilangan Hexadesimal ke Biner

Contoh Konversikan B316 ke bilangan biner.
Jawab: B 3

1011 0011

Jadi B316 = 101100112

TABEL SISTEM BILANGAN 8 BIT



Hexa    Desimal    Oktal    Biner      
00    000    000    0000 0000      
01    001    001    0000 0001      
02    002    002    0000 0010      
03    003    003    0000 0011      
04    004    004    0000 0100      
05    005    005    0000 0101      
06    006    006    0000 0110      
07    007    007    0000 0111      
08    008    010    0000 1000      
09    009    011    0000 1001      
0A    010    012    0000 1010      
0B    011    013    0000 1011      
0C    012    014    0000 1100      
0D    013    015    0000 1101      
0E    014    016    0000 1110      
0F    015    017    0000 1111      
10    016    020    0001 0000      
11    017    021    0001 0001      
12    018    022    0001 0010      
13    019    023    0001 0011      
14    020    024    0001 0100      
15    021    025    0001 0101      
16    022    026    0001 0110      
17    023    027    0001 0111      
18    024    030    0001 1000      
19    025    031    0001 1001      
1A    026    032    0001 1010      
1B    027    033    0001 1011      
1C    028    034    0001 1100      
1D    029    035    0001 1101      
1E    030    036    0001 1110      
1F    031    037    0001 1111      
20    032    040    0010 0000      
21    033    041    0010 0001      
22    034    042    0010 0010      
23    035    043    0010 0011      
24    036    044    0010 0100      
25    037    045    0010 0101      
26    038    046    0010 0110      
27    039    047    0010 0111      
28    040    050    0010 1000      
29    041    051    0010 1001      
2A    042    052    0010 1010      
2B    043    053    0010 1011      
2C    044    054    0010 1100      
2D    045    055    0010 1101      
2E    046    056    0010 1110      
2F    047    057    0010 1111      
30    048    060    0011 0000      
31    049    061    0011 0001      
32    050    062    0011 0010      
33    051    063    0011 0011      
34    052    064    0011 0100      
35    053    065    0011 0101      
36    054    066    0011 0110      
37    055    067    0011 0111      
38    056    070    0011 1000      
39    057    071    0011 1001      
3A    058    072    0011 1010      
3B    059    073    0011 1011      
3C    060    074    0011 1100      
3D    061    075    0011 1101      
3E    062    076    0011 1110      
3F    063    077    0011 1111      
40    064    100    0100 0000      
41    065    101    0100 0001      
42    066    102    0100 0010      
43    067    103    0100 0011      
44    068    104    0100 0100      
45    069    105    0100 0101      
46    070    106    0100 0110      
47    071    107    0100 0111      
48    072    110    0100 1000      
49    073    111    0100 1001      
4A    074    112    0100 1010      
4B    075    113    0100 1011      
4C    076    114    0100 1100      
4D    077    115    0100 1101      
4E    078    116    0100 1110      
4F    079    117    0100 1111      
50    080    120    0101 0000      
51    081    121    0101 0001      
52    082    122    0101 0010      
53    083    123    0101 0011      
54    084    124    0101 0100      
55    085    125    0101 0101      
56    086    126    0101 0110      
57    087    127    0101 0111      
58    088    130    0101 1000      
59    089    131    0101 1001      
5A    090    132    0101 1010      
5B    091    133    0101 1011      
5C    092    134    0101 1100      
5D    093    135    0101 1101      
5E    094    136    0101 1110      
5F    095    137    0101 1111      
60    096    140    0110 0000      
61    097    141    0110 0001      
62    098    142    0110 0010      
63    099    143    0110 0011      
64    100    144    0110 0100      
65    101    145    0110 0101      
66    102    146    0110 0110      
67    103    147    0110 0111      
68    104    150    0110 1000      
69    105    151    0110 1001      
6A    106    152    0110 1010      
6B    107    153    0110 1011      
6C    108    154    0110 1100      
6D    109    155    0110 1101      
6E    110    156    0110 1110      
6F    111    157    0110 1111      
70    112    160    0111 0000      
71    113    161    0111 0001      
72    114    162    0111 0010      
73    115    163    0111 0011      
74    116    164    0111 0100      
75    117    165    0111 0101      
76    118    166    0111 0110      
77    119    167    0111 0111      
78    120    170    0111 1000      
79    121    171    0111 1001      
7A    122    172    0111 1010      
7B    123    173    0111 1011      
7C    124    174    0111 1100      
7D    125    175    0111 1101      
7E    126    176    0111 1110      
7F    127    177    0111 1111      
80    128    200    1000 0000      
81    129    201    1000 0001      
82    130    202    1000 0010      
83    131    203    1000 0011      
84    132    204    1000 0100      
85    133    205    1000 0101      
86    134    206    1000 0110      
87    135    207    1000 0111      
88    136    210    1000 1000      
89    137    211    1000 1001      
8A    138    212    1000 1010      
8B    139    213    1000 1011      
8C    140    214    1000 1100      
8D    141    215    1000 1101      
8E    142    216    1000 1110      
8F    143    217    1000 1111      
90    144    220    1001 0000      
91    145    221    1001 0001      
92    146    222    1001 0010      
93    147    223    1001 0011      
94    148    224    1001 0100      
95    149    225    1001 0101      
96    150    226    1001 0110      
97    151    227    1001 0111      
98    152    230    1001 1000      
99    153    231    1001 1001      
9A    154    232    1001 1010      
9B    155    233    1001 1011      
9C    156    234    1001 1100      
9D    157    235    1001 1101      
9E    158    236    1001 1110      
9F    159    237    1001 1111      
A0    160    240    1010 0000      
A1    161    241    1010 0001      
A2    162    242    1010 0010      
A3    163    243    1010 0011      
A4    164    244    1010 0100      
A5    165    245    1010 0101      
A6    166    246    1010 0110      
A7    167    247    1010 0111      
A8    168    250    1010 1000      
A9    169    251    1010 1001      
AA    170    252    1010 1010      
AB    171    253    1010 1011      
AC    172    254    1010 1100      
AD    173    255    1010 1101      
AE    174    256    1010 1110      
AF    175    257    1010 1111      
B0    176    260    1011 0000      
B1    177    261    1011 0001      
B2    178    262    1011 0010      
B3    179    263    1011 0011      
B4    180    264    1011 0100      
B5    181    265    1011 0101      
B6    182    266    1011 0110      
B7    183    267    1011 0111      
B8    184    270    1011 1000      
B9    185    271    1011 1001      
BA    186    272    1011 1010      
BB    187    273    1011 1011      
BC    188    274    1011 1100      
BD    189    275    1011 1101      
BE    190    276    1011 1110      
BF    191    277    1011 1111      
C0    192    300    1100 0000      
C1    193    301    1100 0001      
C2    194    302    1100 0010      
C3    195    303    1100 0011      
C4    196    304    1100 0100      
C5    197    305    1100 0101      
C6    198    306    1100 0110      
C7    199    307    1100 0111      
C8    200    310    1100 1000      
C9    201    311    1100 1001      
CA    202    312    1100 1010      
CB    203    313    1100 1011      
CC    204    314    1100 1100      
CD    205    315    1100 1101      
CE    206    316    1100 1110      
CF    207    317    1100 1111      
D0    208    320    1101 0000      
D1    209    321    1101 0001      
D2    210    322    1101 0010      
D3    211    323    1101 0011      
D4    212    324    1101 0100      
D5    213    325    1101 0101      
D6    214    326    1101 0110      
D7    215    327    1101 0111      
D8    216    330    1101 1000      
D9    217    331    1101 1001      
DA    218    332    1101 1010      
DB    219    333    1101 1011      
DC    220    334    1101 1100      
DD    221    335    1101 1101      
DE    222    336    1101 1110      
DF    223    337    1101 1111      
E0    224    340    1110 0000      
E1    225    341    1110 0001      
E2    226    342    1110 0010      
E3    227    343    1110 0011      
E4    228    344    1110 0100      
E5    229    345    1110 0101      
E6    230    346    1110 0110      
E7    231    347    1110 0111      
E8    232    350    1110 1000      
E9    233    351    1110 1001      
EA    234    352    1110 1010      
EB    235    353    1110 1011      
EC    236    354    1110 1100      
ED    237    355    1110 1101      
EE    238    356    1110 1110      
EF    239    357    1110 1111      
F0    240    360    1111 0000      
F1    241    361    1111 0001      
F2    242    362    1111 0010      
F3    243    363    1111 0011      
F4    244    364    1111 0100      
F5    245    365    1111 0101      
F6    246    366    1111 0110      
F7    247    367    1111 0111      
F8    248    370    1111 1000      
F9    249    371    1111 1001      
FA    250    372    1111 1010      
FB    251    373    1111 1011      
FC    252    374    1111 1100      
FD    253    375    1111 1101      
FE    254    376    1111 1110      
FF    255    377    1111 1111

Bilangan Biner, Bilangan Desimal, Heksa Desimal, Bilangan Octa

Posted by : Unknown 0 Comments

- Copyright © 2013 Gudangnya Ilmu Pengetahuan - Shingeki No Kyojin - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -