Tampilkan postingan dengan label Materi Ujikom. Tampilkan semua postingan


Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal dan Hexadesimal


Konversi Bilangan | Pada tutorial belajar komputer dasar sebelumnya kita sudah mempelajari mengenai sistem bilangan desimal, biner, oktal dan hexadesimal. Akan tetapi belum membahas mengenai konversi bilangan. Oleh karena itu ane akan membahasnya pada postingan ini. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut silahkan agan simak caranya dibawah ini. :)

Konversi Bilangan Desimal

Konversi bilangan desimal merupakan suatu proses mengubah bentuk Bilangan Desimal kedalam bentuk bilangan lainnya (bilangan biner, bilangan oktal atau bilangan hexadesimal).
Konversi Bilangan Desimal Ke Biner
Konversi bilangan desimal ke biner merupakan suatu proses mengubah bentuk bilangan desimal kedalam bentuk bilangan biner. Ada beberapa cara yang dapat agan lakukan untuk mengkonversi bilangan desimal ke biner. Berikut caranya :
  1. Cara yang pertama, yaitu dengan membagi bilangan desimal dengan nilai 2 (basis). Cara ini merupakan cara yang sering digunakan oleh banyak orang. Untuk lebih jelasnya silahkan agan simak contoh dibawah ini. konversi bilangan desimal ke binerNilai bilangan desimal 77 = 1001101 (bilangan biner).
  2. Cara yang kedua, yaitu dengan menjumlahkan atau menambahkan bilangan-bilangan dengan pangkat dua (basis) sampai jumlahnya sama dengan bilangan desimal yang akan dikonversikan.cara konversi bilangan desimal ke biner
Konversi Bilangan Desimal Ke Oktal
Konversi bilangan desimal ke oktal merupakan suatu proses mengubah bentuk bilangan desimal kedalam bentuk bilangan oktal, dengan cara membagi bilangan desimal dengan nilai 8 (basis). Untuk memahaminya silahkan agan simak contoh dibawah ini.
konversi bilangan desimal ke oktal
Nilai bilangan desimal 77 = 115 (bilangan oktal)
Konversi Bilangan Desimal Ke Hexadesimal
Konversi bilangan desimal ke hexadesimal merupakan suatu proses mengubah bentuk bilangan desimal kedalam bentuk bilangan hexadesimal, dengan cara membagi bilangan desimal dengan nilai 16 (basis). Silahkan agan simak contoh dibawah ini untuk lebih jelasnya.
konversi bilangan desimal ke hexadesimal
Nilai bilangan desimal 77 = 4D (bilangan hexadesimal)

Konversi Bilangan Biner

Konversi bilangan biner merupakan suatu proses mengubah bentuk Bilangan Binary kedalam bentuk bilangan lainnya (bilangan desimal, bilangan oktal atau bilangan hexadesimal).
Konversi Bilangan Biner Ke Desimal
Agan dapat mengkonversi bilangan biner ke desimal, yaitu dengan cara menggunakan bantuan tabel konversi bilangan biner ke desimal dibawah ini.
tabel konversi bilangan biner ke desimal
Contoh konversi bilangan biner 1011100 ke bilangan desimal :
konversi bilangan biner ke desimal
Jadi, nilai bilangan biner 1011100 = 92 (bilangan desimal)
Konversi Bilangan Biner Ke Oktal
Cara mengkonversi bilangan biner ke oktal dapat dilakukan dengan mengkonversi tiap-tiap tiga buah digit biner. Silahkan agan simak tabel konversi bilangan biner ke oktal dan contonya dibawah ini.
tabel konversi bilangan biner ke oktal
Contoh konversi bilangan biner 1011100 ke bilangan oktal :
konversi bilangan biner ke oktal
Jadi, nilai bilangan biner 1011100 = 134 (bilangan oktal)
Konversi Bilangan Biner Ke Hexadesimal
Cara mengkonversi bilangan biner ke hexadesimal dapat dilakukan dengan mengkonversi tiap-tiap empat buah digit biner. Silahkan agan simak tabel konversi bilangan biner ke hexadesimal dan contonya dibawah ini.
tabel konversi bilangan biner ke hexadesimal
Contoh konversi bilangan biner 1011100 ke bilangan hexadesimal :
konversi bilangan biner ke hexadesimal
Jadi, nilai bilangan biner 1011100 = 5C (bilangan hexadesimal)

Konversi Bilangan Oktal

Konversi bilangan oktal merupakan suatu proses mengubah bentuk Bilangan Octal kedalam bentuk bilangan lainnya (bilangan desimal, bilangan biner atau bilangan hexadesimal).
Konversi Bilangan Oktal Ke Desimal
Agan dapat melakukan konversi bilangan oktal ke desimal, yaitu dengan cara mengalikan masing-masing digit bilangan dengan position valuenya. Contoh konversi bilangan oktal 145 ke bilangan desimal :
konversi bilangan oktal ke desimal
Jadi, nilai bilangan oktal 145 = 105 (bilangan desimal)
Konversi Bilangan Oktal Ke Biner
Konversi bilangan oktal ke biner dapat dilakukan dengan mengkonversi masing-masing digit oktal ke tiga digit biner. Untuk tabelnya silahkan agan lihat pada konversi biner ke oktal diatas. Contoh konversi bilangan oktal 145 ke bilangan biner :
konversi bilangan oktal ke biner
Jadi, nilai bilangan oktal 145 = 001100101 (bilangan biner)
Konversi Bilangan Oktal Ke Hexadesimal
Konversi bilangan oktal ke hexadesimal yang pertama harus dilakukan adalah dengan mengkonversikan bilangan oktal terlebih dahulu ke bilangan biner, kemudian baru konversikan ke bilangan hexadesimal. Contoh konversi bilangan oktal 145 ke bilangan hexadesimal.
  1. Konversi bilangan oktal ke biner terlebih dahulu :konversi bilangan oktal ke biner
  2. Kemudian konversikan bilangan biner tersebut ke bilangan hexadesimal : konversi bilangan oktal ke hexadesimal
Jadi, nilai bilangan oktal 145 = 65 (bilangan hexadesimal)

Konversi Bilangan Hexadesimal

Konversi bilangan hexadesimal merupakan suatu proses mengubah bentuk bilangan hexadesimal kedalam bentuk bilangan lainnya (bilangan desimal, bilangan biner atau bilangan oktal).
Konversi Bilangan Hexadesimal Ke Desimal
Agan dapat melakukan konversi bilangan hexadesimal ke desimal, yaitu dengan cara mengalikan masing-masing digit bilangan dengan position valuenya. Contoh konversi bilangan hexadesimal C54 ke bilangan desimal :
konversi bilangan hexadesimal ke desimal
Jadi, nilai bilangan hexadesimal C54 = 3156 (bilangan desimal)
Konversi Bilangan Hexadesimal Ke Biner
Konversi bilangan hexadesimal ke biner dapat dilakukan dengan mengkonversi masing-masing digit hexadesimal ke empat digit biner. Untuk tabelnya silahkan agan lihat pada konversi biner ke hexadesimal diatas. Contoh konversi bilangan hexadesimal C54 ke bilangan biner :
konversi bilangan hexadesimal ke biner
Jadi, nilai bilangan hexadesimal C54 = 110001010100 (bilangan biner)
Konversi Bilangan Hexadesimal Ke Oktal
Konversi bilangan hexadesimal ke oktal, yang pertama harus dilakukan adalah dengan mengkonversikan bilangan hexadesimal terlebih dahulu ke bilangan biner, kemudian baru konversikan ke bilangan oktal. Contoh konversi bilangan hexadesimal C54 ke bilangan oktal.
  1. Konversi bilangan hexadesimal ke biner terlebih dahulu :konversi bilangan hexadesimal ke biner
  2. Kemudian konversikan bilangan biner tersebut ke bilangan oktal :konversi bilangan hexadesimal ke oktal
Jadi, nilai bilangan hexadesimal C54 = 6124 (bilangan oktal)

Konversi Bilangan Desimal, Biner, Oktal dan Hexadesimal

Posted by : Unknown 0 Comments
Pengertian dan Fungsi Bagian-Bagian Komponen Motherboard Lengkap dengan Gambarnya - Motherboard adalah saraf pusat (otak) dalam sistem komputer. Motherboard juga dapat dideskripsikan sebagai dual prosesor atau single prosesor. Motherboard dengan single prosesor tunggal (single processor) tidak selalu bisa memenuhi kebutuhan tersebut, terutama dalam lingkungan jaringan perusahaan. Motherboard dengan dual prosesor biasanya diinstal untuk sistem operasi jaringan yang lebih tinggi tingkatannya seperti Windows 2000.

Motherboard juga dikenal sebagai sistem board atau papan utama (main board). Semua hal dalam sistem yang terhubung dalam komputer, dikontrol atau dikendalikan oleh motherboard untuk berkomunikasi dengan piranti yang lainnya dalam sistem. Sistem board adalah papan sirkuit tercetak (printed circuit board) yang paling besar. Setiap sistem akan memiliki satu. Sistem board biasanya merupakan tempat dari beberapa komponen berikut ini :


  • CPU
  • Circuit pengontrol
  • Bus/Adapter
  • RAM
  • Slot Ekspansi untuk board tambahan
  • Port untuk piranti eksternal
  • CMOS
  • ROM
  • Chip BIOS
  • Support Chip yang memiliki fungsi bervariasi


Jika komputer menggunakan case desktop, sistem board akan terletak didasar case komputer. Jika komputer menggunakan case tower, sistem board biasanya akan terletak di satu sisi secara vertikal. Semua komponen yang terhubung ke dalam unit akan terkoneksi secara langsung dalam sistem board.

Komponen-Komponen dalam Motherboard


Komponen Motherboard
Keterangan :
  1. Port Firewire : Mendukung 800MB/s untuk transfer kecepatan tinggi, untuk kamera video eksternal dan disk drive eksternal.
  2. PCI x1 : Untuk menempatkan aksesoris seperti adapter nirkabel, TV tunner dan sebagainya.
  3. PCI Express x16 : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA card agar dapat  menghasilkan output yang berkualitas.
  4. Port Audio : Untuk menghubungkan speaker.
  5. Socket Processor : Tempat terpasangnya processor/CPU (Central Processing Unit) yang sering disebut dengan otak dari komputer.
  6. Fan Headers : Untuk memberikan daya pada kipas yang terpasang pada heatsink processor dan sebagai penyedia tegangan untuk kipas processor.
  7. Socket RAM/Slot Memory : Untuk menempatkan RAM/memasang RAM.
  8. Socket ATX Power : Untuk menghubungkan konektor power dari power supply dengan motherboard.
  9. Serial ATA (SATA) : Untuk menghubungkan Disk Drive seperti harddisk atau optical drive jenis SATA.
  10. Header USB/Slot USB : Untuk menghubungkan Front USB dengan Motherboard
  11. Slot IDE : Untuk menghubungkan Harddisk atau Optical Drive seperti CD ROM, DVD dan sebagainya yang bertipe ATA dengan motherboard.
  12. Slot PCI : Slot ekspansi dimana berbagai kartu plug in dapat dipasang beberapa kartu ekspansi seperti modem, kartu jaringan dan lain-lain.
  13. Slot AGP : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA Card yang berjenis AGP.
  14. BIOS : Memori permanen tempat tersimpannya data penanggalan serta pengaturan dari komponen komputer.
  15. Chipset : Untuk mengontrol penggunaan daya dan transfer dapat pada socket maupun port yang terpasang pada motherboard.
  16. CMOS Baterai : Untuk mempertahankan memori dari chip CMOS yang berisi hal-hal seperti tanggal, waktu, jenis perangkat keras dan pengaturan lainnya khusus untuk komputer.
Pengertian dan Fungsi Komponen Motherboard Lengkap+Gambar
Pengertian dan Fungsi Komponen Motherboard Lengkap+Gambar
Keterangan : 
  1. Socket Processor : Tempat terpasangnya processor/CPU (Central Processing Unit) yang sering disebut dengan otak dari komputer.
  2. Socket RAM/Slot Memori : Untuk menempatkan RAM/Memasang RAM.
  3. Northbridge : Sebutan bagi komponen utama yang mengatur lalu lintas data antara processor dengan sistem memori dan saluran utama motherboard.
  4. Southbridge : Sebutan bagi komponen pembantu Northbridge.
  5. PCI Express x16 : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA Card agar dapat menghasilkan output yang berkualitas.
  6. PCI x1 : Untuk menempatkan aksesoris seperti adapter nirkabel, TV tunner dan sebagainya.
  7. Slot AGP : Untuk menempatkan kartu grafik/VGA Card yang berjenis AGP.
  8. Slot PCI : Slot ekspansi dimana berbagai kartu plug in dapat dipasang beberapa kartu ekspansi seperti modem, kartu jaringan dan lain-lain.
  9. BIOS : Memori permanen tempat tersimpannya data penanggalan serta pengaturan dari komponen komputer.
  10. CMOS Baterai : Untuk mempertahankan memori dari chip CMOS yang berisi hal-hal seperti tanggal, waktu, jenis perangkat keras dan pengaturan lainnya khusus untuk komputer.
  11. Port SATA : Merupakan antarmuka untuk media penyimpanan generasi terbaru. Digunakan untuk menghubungkan Harddisk dengan sistem komputer.
  12. Port IDE : Merupakan antarmuka media penyimpanan sebelum generasi SATA.
  13. Port Floppy Disk : Untuk menghubungkan mediaremovable atau media penyimpanan yang bisa dicopot yaitu Disket/Floppy Disk.
  14. Port Power/ATX Power : Untuk menghubungkan konektor power dari power supply dengan motherboard.
  15. Back Panel : Kumpulan port yang biasanya diletakkan di belakang casing atau wadah komputer PC.
  16. Port PS/2 Mouse : Untuk menghubungkan mouse dengan komputer/PC.
  17. Port PS/2 Keyboard : Untuk memasang keyboard.
  18. Port Paralel : Untuk memasang perifelar kecepatan rendah dengan lebar data 8 bit. Biasanya digunakan untuk memasang printer sebelum generasi USB.
  19. Port Serial : Untuk memasang perifelar kecepatan rendah dengan mode transfer data serial. Namun sekarang jarang digunakan
  20. Port SPDIF : Untuk menghubungkan komputer dengan perifelar audio seperti home theatre.
  21. Port Firewire : Untuk menghubungkan peralatan eksternal kecepatan tinggi seperti Audio capture atau streaming video.
  22. Port RJ45 : Untuk menghubungkan komputer dengan jaringan LAN.
  23. Port USB : Untuk antarmuka dengan perifelar atau peralatan eksternal generasi baru menggantikan port paralel dan port serial.
  24. Port Audio : Untuk menghubungkan komputer dengan sistem audio seperti speaker, mikrofon, line-in dan line-out.
Demikianlah artikel kali ini tentang Pengertian dan Fungsi Komponen Motherboard Lengkap dengan Gambar. Semoga bermanfaat bagi Anda. Sekian dan terimakasih.

Pengertian dan Fungsi Bagian-Bagian Komponen Motherboard Lengkap dengan Gambarnya

Posted by : Unknown 0 Comments

Pengertian Wide Area Network (WAN)

Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN) adalah sebuah jaringan yang memiliki jarak yang sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah negara dan benua. WAN menggunakan sarana fasilitas transmisi seperti telepon, kabel bawah laut ataupun satelit. Kecepatan transmisinya beragam dari 2Mbps, 34 Mbps, 45 Mbps, 155 Mbps, sampai 625 Mbps (atau kadang-kadang lebih). Faktor khusus yang mempengaruhi desain dan performance-nya terletak pada siklus komunikasi, seperti jaringan telepon, satelit atau komunikasi pembawa lainnya.
Pada sebagian besar WAN, komponen yang dipakai dalam berkomunikasi biasanya terdiri dari dua komponen, yaitu kabel transmisi dan elemen switching. Kabel transmisi berfungsi untuk memindahkan bit-bit dari suau komputer ke komputer lainnya, sedangkan elemen switching disini adalah sebuah komputer khusus yang digunakan untuk menghubungkan dua buah kabel transmisi atau lebih. Saat data yang dikirimkan sampai ke kabel penerima, elemen switching harus memilih kabel pengirim untuk meneruskan paket-paket data tersebut.
Jika dilihat dari fungsinya, sebenarnya WAN tidak jauh berbeda dengan LAN. WAN juga berfungsi sama seperti LAN mengkoneksikan antar komputer, printer dan juga device lainnya dalam satu jaringan. WAN pada dasarnya adalah kumpulan LAN yang ada diberbagai lokasi. Dibutuhkan sebuah device untuk menghubungkan antara LAN dengan WAN dan device tersebut adalah router.
Kelebihan WAN
Berbagi informasi/file melalui area yang lebih besar.
Semua orang yang ada di jaringan ini dapat menggunakan data yang sama.
Mempunyai sistem jaringan yang besar/luas sehingga mampu menjangkau Negara, benua, bahkan seluruh dunia.
Jika terkoneksi dengan jaringan internet transfer file pada tempat yang jaraknya jauh bisa di lakukan secara cepat.
Dapat berbagi resources dengan koneksi workstations.
Kekurangan WAN
Biaya operasional mahal.
Dalam hal settingan/pengaturan jaringan WAN lebih sulit dan rumit, selain itu alat-alat yang diperlukan juga sangat mahal.
Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi pengguna luar yang masuk dan dapat mengganggu jaringan ini.
Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya.

Pengertian Wide Area Network (WAN)

Posted by : Unknown 0 Comments

- Copyright © 2013 Gudangnya Ilmu Pengetahuan - Shingeki No Kyojin - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -